Minggu, 03 Oktober 2010

Fiction Story - weird--inseminasi kandungan???

Yups, entah dari mana aku mendapat pikiran membuat jalan cerita ini. Memang beberapa hari yang lalu aku menonton film Hollywood punya, judulnya The Switch. Jennifer Aniston kalo ndak salah namanya. Ceritanya sich tentang dia mau punya anak, terus melakukan insaminasi dech. Tapi karena kesalahan, akhirnya sperma yang dipakai adalah sperma sahabatnya. Hal ini baru disadari 7 tahun kemudian karena anak laki-lakinya mirip sekali karakternya dengan si sahabatnya itu. Maaf banget, aku ndak tahu nama sahabatnya.

Okeh, selesai soal film itu. Nah tiba-tiba ajah hari ini waktu aku mandi, aku mendapat ide. Bingung juga kenapa bisa kepikiran seperti ini. Begini ceritanya :
Seorang perempuan yang kehilangan calon suaminya beberapa hari sebelum menikah karena suatu kecelakaan. Sebut saja namanya, Maria [Yah aku suka dengan nama ini.Hehehehehe, sebenarnya narsis dengan nama sendiri]. Sejak saat itu, ia menyibukkan diri dengan pekerjaan. Perempuan ini adalah pewaris suatu kerajaan bisnis. Ia hanya memiliki seorang nenek yang merawatnya sejak kecil, sejak kedua orang tuanya meninggal, sebut saja Ny. Louis. Neneknya selalu berusaha membujuk Maria untuk berhubungan dengan pria lain, tapi Maria bertekad tidak akan menikah dan berhubungan dengan orang lain. Ny. Louis mengerti karakter Maria yang keras kepala. Karena terlalu memikirkan cucu kesayangannya dan juga memastikan pewaris selanjutnya kerajaan bisnis yang dirintis oleh mendiang suami dan putranya, Ny. Louis jatuh sakit. Ny. Louis membujuk Maria untuk menikah dengan alasan bahwa jika Maria menikah dan punya anak, dirinya tidak akan kesepian sepeninggalan nenek, namun Maria menolaknya. Ia mengatakan bahwa dirinya dapat mengangkat anak. Namun nenek menolak, karena yang menjadi pewaris semua bisnis haruslah dari darah daging Maria sendiri. Akhirnya saran itu pun tercetus. Maria akan melakukan inseminasi kandungan. Ny. Louis setuju.
Akhirnya Maria jadi melakukan inseminasi dan berhasil. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, Ny. Louis meminta Maria untuk berlibur. Lagipula kandungan Maria sudah beranjak 2 bulan. Maria memilih Korea Selatan, tempat liburan favoritnya bersama David, mendiang tunangannya.
Takdir mempertemukan Maria dengan seorang idola yang kabur dari kejaran penggemarnya, yang memergokinya bersama seorang wanita. Junsu, nama idola itu, berpura-pura duduk di hadapan Maria yang sedang di kafetaria ruang tunggu. Ketika hendak beranjak dari tempat tersebut, Junsu lupa membawa telepon genggamnya. Akhirnya Junsu diselamatkan oleh beberapa stafnya. Ia kembali berkumpul di ruang VIP bersama teman lainnya. Dirinya pun sadar bahwa ia kehilangan telepon genggam. Junsu menelepon telepon genggamnya. Ia meminta Maria mengembalikannya. Maria pun menyuruh sekretaris pribadinya, James, mengembalikannya ke Junsu.
Di dalam pesawat sebenarnya tak sengaja Maria bertemu dengan Junsu kembali. Mereka berpapasan begitu saja karena memang tak saling kenal. Tak sengaja syal Maria tertarik oleh Junsu. Akhirnya mereka saling melihat. Junsu meminta maaf dan dibalas dengan senyuman oleh Maria.
Setibanya di Seoul, Maria langsung menuju apartemen yang disediakan neneknya. Maria memandang pemandagan malam kota Seoul yang begitu indah. Maria mengingat liburan terakhirnya bersama David di kota itu. Maria menangis pedih, malam itu dirinya tidak dapat tidur dengan baik.
Selama beberapa hari di Seoul, Maria bukannya bersenang-senang. Karena kemanapun dirinya pergi, ia tetap mengingat David. Maria meminta Ny. Louis pekerjaan selama di Seoul, atau dirinya akan kembali. Ny. Louis akhirnya meminta Maria untuk melihat keadaan Shinwa Ent. Keesokan harinya, James datang membawa beberapa file mengenai Shinwa Ent. Maria memperlajarinya hari itu juga.
Sementara itu, Junsu bersama teman-temannya serta para staf sedang BBQ sambil minum soju. Hyorim, sekretaris direktur menceritakan bahwa esok pagi akan datang bos besar. Akhirnya mereka pun membicarakan Maria yang diceritakan orang-orang. Maria yang pernah menjadi Putri Favorite di ajang Miss Universe. Maria yang sempurna ; cantik, pintar, dan kaya. Sayangnya sehari sebelum hari pernikahan, kehilangan calon suami. Maria yang sejak kejadian itu menjadi robot mesin pekerja. Maria yang sejak kejadian itu menjadi monster menakutkan. Dan akhirnya Insoo, pimpinan perusahaan mengatakan bahwa Maria kini tengah mengandung hasil inseminasi karena tidak mau menikah & berhubungan badan dengan laki-laki manapun. Insoo berceloteh, karena dirinya sudah mabuk, bahwa Maria telah mengandung, namun belum pernah diperawani. Ternyata Insoo adalah salah satu pengagum Maria, ia termasuk ke dalam jajaran pria yang berusaha merebut hati Maria.
Keesokannya, Maria disambut oleh seluruh karyawan dan para aktris dengan pesta kecil. Maria yang memang memiliki daya ingat yang kuat,mengenali Junsu. Ia tersenyum terhadap Junsu dengan ramah, seperti di pesawat dulu. Hal itu membuat Junsu mengenali Maria. Selain itu, Junsu juga mengenali James, sehingga ia pun mengingat bahwa mungkin saja yang menemui telepon genggamnya juga Maria.
Maria mendengar penjelasan singkat dari Insoo, kemudian setelah dirinya dipersilahkan bicara, Mariamenyampaikan terima kasih atas penyambutannya. Maria juga mengatakan bahwa ia akan mengikuti perkembangan dari setiap artis. Maria menyatakan bahwa artis, manajer, staf, ataupun karyawan tak perlu sungkan dengan dirinya.
Hari-hari kerja pun dimulai. Awalnya semua masih takut dan sungkan, tapi lama kelamaan mereka mengerti juga etos kerja Maria. Maria mengakrabkan diri dengan para karyawan, staf, dan para artis, akan tetapi ketika dituntut suau totalitas profesionalisme, Maria akan benar-benar keras. Sementara itu, kandungan Maria mulai membesar. Maria mulai dapat merasakan tendangan di perutnya setiap kali dirinya berada di dekat Junsu. Selama 2 bulan terakhir, Maria memang dekat dengan Junsu dan anggota FABS lainnya. Karena dalam waktu dekat,mereka akan mengeluarkan album terbaru. Maria sering ikut bersama mereka rekaman sampai malam ataupun latihan dance. Maria benar-benar memperhatikan perkembangan mereka. Junsu & teman-temannya malah sudah menganggap Maria sebagai teman hang out. Maria juga sering main ke asrama mereka. Sebenarnya hal ini dilakukan Maria supaya ia tak kesepian & tak memiliki waktu untuk mengingat David. Dari interaksi inilah, Maria tahu bahwa Junsu menjalin hubungan diam-diam dengan artis idola lain. Maria sendiri tak mempersoalkan asalkan Junsu tetap profesional menjalankan tugasnya. Suatu hari di pantai, FABS sedang melakukan syuting iklan. Maria tiduran di kursi pantai. Junsu yang sedang istirahat menghampiri Maria, dirinya ingin meminta ijin untuk keluar, untuk pergi makan bersama kekasihnya. Pada saat itulah, Maria merasakan tendangan di perutnya. Refleks Maria menarik tangan Junsu merasakannya juga. Junsu juga alah ikut senang. Ia malah jongkok dan menyendengkan telinganya ke perut Maria. Junsu seperti mengajak berbicara & disambut oleh cabang bayi itu. Mereka berdua tampak semakin antusias. Suasana ini dihentikan karena ledekan anggota FABS lainnya yang mengatakan bahwa mereka berdua seperti sepasang suami istri muda.
Maria hanya tersenyum & mengatakan bahwa ia baru saja merasakan tendangan cabang bayinya. Anggota yang lain pun ikutan mendekati Maria. Ingin merasakan yang dikatakan Maria. Maria berceletuk agar mereka mencari pendamping wanita & merasakan sendiri antusiasnya. Maria menyatakan bahwa dirinya & itu juga berarti perusahaan tak akan pernah memperdulikan jika artis ingin berhubungan ataupun menikah. Malah Maria akan mendukungnya. Akan tetapi Dongho, magnae di kelompok itu, malah bertanya mengapa Maria tidak mau menikah. Maria terdiam sejenak. Keadaan menjadi aneh. Maria dengan tersenyum menceritakan asal muasal wanita yang diambil dari rusuk pria. Satu wanita untuk satu pria. Bagi dirinya, David adalah pria itu, pria asal muasal dirinya. Maria kemudian dengan ramah mengatakan bahwa, ia tak mau menikah, tapi tak berarti bahwa dirinya tak mau memiliki anak. Dongho malah kembali bertanya apakah Maria mengetahui siapa ayah cabang bayi dirinya. Maria menyatakan bahwa dirinya hanya tahu bahwa pria itu adalah orang Korea bernama Kim Ah In. Junsu yang mendengar hal tersebut terkejut. Byungsol ikutan bertanya apakah Maria akan mencari pria tersebut. Maria mengatakan bahwa dirinya tak mau mencari pria itu, makanya dirinya tak mau mencari tentang pria itu. Dia juga mengetahui nama pria itu karena neneknya yang memberitahu, tapi sebelum memberitahu jelas, Maria sudah menghentikannya. Maria jelas-jelas tak mau tahu siapa pendonor itu. Bagi dirinya, biarlah menganggap bahwa ayah dari cabang bayinya adalah David.
Sejak saat itu, Junsu tampak lebih banyak diam. Ia segera menghubungi seseorang. Junsu tampak terkejut dengan apa yang didengarnya barusan. Ia duduk diam memandang keluar. Malam itu, ia melewatkan janjinya bersama Seohyun. Tak lama pintu kamarnya diketuk oleh Maria, Junsu membukanya. Maria menanyakan mengapa Junsu tak jadi keluar. Tapi tak dijawab oleh Junsu. Junsu malah balik bertanya mengenai detail inseminasi yang dilakukan oleh Maria. Bukannya dijawab, Maria malah berceloteh bahwa cabang bayinya baru saja menendang lagi. Maria mengatakan bahwa mungkin saja cabang bayi Maria ini akan menjadi fans berat Junsu. Setiap kali di dekat Junsu, pasti Maria dapat merasakan perutnya ditendang. Cabang bayinya selalu senang jika berada di sekitar Junsu. Junsu sendiri yang mendengarnya malah terdiam. Karena Junsu hanya diam, Maria menawarkan Junsu untuk makan bersama, menemani dirinya mencari makanan. Dirinya sedang menginginkan makan sesuatu. Junsu sendiri setuju menemani.
Junsu menemani Maria mencari seafood. Mereka makan berdua dengan senang. Maria tertidur di mobil. Ketika tiba di depan hotel, Junsu memandangi Maria dan menyentuh perut Maria. Ia merasakan tendangan lagi dari sang cabang bayi, dan pastinya hal ini membuat Maria terbangun.
Sejak saat itu, Junsu malah tampak perhatian dengan kehamilan Maria. Junsu malah bisa cerewet mengingatkan Maria untuk periksa ke dokter kandungan. Junsu benar-benar seperti seorang suami yang istrinya sedang hamil besar. Selalu khawatir akan apa pun. Para anggota FABS lainnya suka meledek. Maria sendiri juga pernah mengatakan bahwa dirinya tak nyaman diperlakukan seperti itu, apalagi Junsu punya kekasih. Akhirnya Junsu mengatakan bahwa dirinya perhatian pada Maria karena dirinya sedang tak punya pacar, dia telah putus. Junsu beralasan bahwa membantu & mengurus Maria adalah salah satu cara Junsu mengobati perasaan setelah putus.
Suatu hari, Maria sedang menemani para anggota FABS melakukan photo session dalam pembuatan album terbaru mereka. Tak terduga air ketuban Maria pecah. Junsu tentu saja panik. Ia segera membawa Maria ke RS. Tak lupa membawa camrecorder yang disiapkannya. Junsu memaksa ikut masuk untuk melihat proses kelahiran. Junsu merekam semua proses & menemani Maria hingga akhirnya bayi itu lahir. Seorang bayi laki-laki.
Junsu keluar ruang operasi. Ia tampak sangat kacau. Para anggota FABS dan karyawan lain yang ikut datang menanyakan kondisi Maria. Junsu dengan senang menyatakan bahwa bayinya telah lahir dan bayi itu laki-laki. Kondisi Maria & bayinya baik-baik saja.
Ny. Louis pun datang ke Seoul untuk melihat cucu kesayangannya dan cicitnya. Tak sengaja Ny. Louis melihat Junsu yang sedang menggendong bayi itu dengan senangnya & cucunya juga tampak sangat senang. Yah, pemandangan seperti keluarga kecil baru yang bahagia.
Ny. Louis masuk ruangan tersebut. Maria memperkenalkan Junsu, salah seorang artis dari perusahaan & juga sahabatnya selama di Seoul. Ny. Louis hanya memandangi Junsu dengan tersenyum. Ny. Louis kemudian bertanya mengenai nama anak itu. Maria malah melihat ke Junsu. Maria meminta Junsu yang memberi nama karena Junsu telah membantunya melewati masa-masa yang berat. Junsu tentu saja kaget. Akhirnya Maria menyarankan Julian Jr. Karena nama inggris Junsu adalah Julian.
Beberapa bulan selanjutnya,Junsu sibuk dengan album terbarunya. Akan tetapi, setiap ada waktu istirahat. Ia selalu memandang photo-photo Julian yang dikirim Maria setiap hari.
Suatu hari, waktu para anggota FABS sedang berkumpul, Dongho meledek Junsu yang begitu senang dengan bayi Maria, seperti bayi sendiri. Byungsol ikutan berceloteh bahwa Junsu tampak berbeda. Sepertinya sudah asyik dengan Maria dan bayinya, sampai tak mencari wanita baru. Sulpil engatakan bahwa setengah tahun adalah rekord luar biasa buat Junsu tanpa wanita. Junsu sendiri tak mau perduli. Insoo yang juga ikut malah mengatakan bahwa gosip hubungan Junsu dengan Maria semakin kencang dibicarakan netizen, hubungan lebih dari bos dengan artisnya ataupun hubungan pertemanan. Insoo mengatakan bahwa mengenai gosip itu untung saja langsung diselesaikan oleh James, tanpa masuk ke telinga Maria. Apalagi semua jadi menyerang Maria. Junsu yang mendengar hal tersebut mengeceknya sendiri. Byungsol yang juga ikut melihat, berceloteh bahwa sulit bagi mereka untuk dekat dengan wanita meskipun sebenarnya tak ada hubungan apa-apa, lebih baik terkenal dekat dengan semua wanita.
Bulan berganti bulan. Julian merayakan ulang tahun pertamanya. Ulang tahun yang meriah untuk ukuran anak 1 tahun. Setelah selesai acara, Maria mengatakan bahwa dalam waktu dekat dirinya akan kembali ke Amerika. Ia akan membawa Julian juga. Di hari keberangkatan, para anggota FABS termasuk Junsu tak dapat ikut mengantar.
Bulan berganti bulan. Tahun berganti tahun. Junsu sering main ke Amerika mengunjungi Julian. Sementara itu, Junsu juga kembali digosipkan dengan para wanita. Namun tak ada satupun yang tampakya benar.
Suatu hari, Junsu yng sedang melakukan konser, mendengar kabar bahwa Julian masuk RS. Setelah menyelesaikan semuanya, Junsu segera menuju Amerika. Junsu menemani Maria menunggui Julian. Pada saat sakit seperti ini, Julian sangat manja. Ia hanya mau diurus dan dijagai oleh Junsu & Maria. Julian yang sudah dapat berbicara memang memanggil Junsu 'dad' karena Maria meminta Junsu sebagai ayah angkat Julian. Julian hanya mau 'dad' dan 'mommy'. Hal ini membuat mereka berdua bekerja sama mengurus Julian.
Junsu kembali ke Seoul. Jadwal pekerjaannya sangat padat. Ia mulai debut akting bersama SeoHyun. Gosip hubungan mereka yang dulu kembali ke permukaan kembali. Tentu saja hal ini juga ada unsur pembiaran untuk meningkatkan popularitas serial yang dibintangi Junsu.
Suatu hari diadakan pesta kejutan untuk ulang tahun Junsu. SeoHyun mencium Junsu dan hal ini dilihat oleh Maria. Maria sendiri etah mengapa merasa marah. Ia segera pergi dari tempat tersebut.
Ternyata untuk seminggu Maria berada di Seoul karena ada keperluan bisnis. Maria mendatangi tempat syuting, tak sengaja kembali ia melihat Junsu dan SeoHyun yang sedang bercanda. SeoHyun yang menyadari kehadiran Maria kemudian menghampiri Maria, sementara itu Junsu kembali syuting. SeoHyun menyapa Maria, karena memang mereka dekat. Dulu waktu SeoHyun berhubungan dengan Junsu, Maria selalu membantu mereka. SeoHyun mengatakan bahwa hubungan dirinya dan Junsu telah kembali seperti dulu.
Junsu malah baru tahu bahwa Maria ada di Seoul setelah selesai syuting karena SeoHyun yang memberi tahu. Junsu langsung mendatangi apartemen Maria dulu. Benar saja Maria ada di sana. Betapa herannya Junsu melihat Maria yang tampakberantakan. Maria mabuk dengan semua photo David berserakan. Junsu merapikan semua photo-photo tersebut dan meminta maria istirahat. Tapi aria menolak. maria yang sudah mabuk malah berceloteh bahwa ia harus tersu melihat photo David karena dirinya semakin lupa bagaiman rupa David, ia sudah lupa suara David, ia sudah lupa aroma David. Maria mengatakan bahwa yang di ingatannya malah hanya Junsu ; wajah, suara, dan aroma tubuhnya. Maria menyatakan bahwa dia takut melupakan David & malah jatuh cinta dengan Junsu. Maria dengan menangis mengatakan bahwa mungkin saja ia sudah terlalu tergantung dengan keberadaan Junsu. Padahal Junsu bukan siapa-siapa. Junsu hanyalah orang baik yang kasihan dengan wanita bodoh kesepian. Pada akhirnya Junsu akan kembali dengan dunianya, bersama SeoHyun.
Maria dan Junsu berhadapan. Maria menyentuh wajah Junsu dan mengatakan bahwa dirinya tak mau jatuh cinta dengan Junsu. Namun tak terduga, Junsu malah mencium Maria. Maria juga membalasnya. Malam itu mereka berbagi waktu intim bersama.
Keesokannya Junsu terbangun duluan, ia memandangi wajah Maria yang tertidur di sampingnya. Tak lama Maria juga terbangun, tapi ia tak tampak senang. Ia malah menangis. Junsu mengusap air mata Maria & mengatakan bahwa dirinya juga mencintai Maria. Junsu mengatakan bahwa ia tak mau Maria menyangkal lagi perasaannya. Maria tak mau mendengar. Ia bangkit berdiri & segera ke kamar mandi.
Sejak saat itu, Maria tak bertemu dengan Junsu. Maria tampaknya sedang menghindar. Semenatar itu di Seoul sendiri terdengar kabar bahwa seorang pengusaha Kim Ah In menjalin hubungan dengan Maria & terlebih lagi dia adalah pendonor sperma untuk Julian, yang berarti ayah biologis Julian. Maria & Julian datang ke Seoul. Ah In berusaha mendekati Julian, tetapi Julian menolak, dan malah berlindung pada Junsu.
Akhirnya Junsu tahu bahwa Ah In bermaksud jahat. Ia memanfaatkan keadaan untuk mengambil keuntungan dari Maria. Ah In melamar Maria dengan ancaman, jika Maria tak mau, maka Ah In akan memperkarakan Julian. Di acara ulang tahun Shinwa Ent., Ah In dan Maria akan bertunangan. Awalnya Junsu tak mau datang, tetapi setelah mengetahui kenyataan di balik hal tersebut. Junsu datang tepat waktu sebelum penukaran cincin tunangan. Junsu menghentikan acara. Di hadapan semua orang, Junsu meminta Maria jangan menikah dengan Ah In dan tak perlu khawatir dengan ancaman Ah In. Junsu mengatakan bahwa dia sangat yakin bahwa ayah dari Julian bukannya Ah In, melainkan dirinya. Junsu menyatakan bahwa dirinya tak sengaja menukarkan sperma Ah In dengan milik dirinya.
Flasback : Junsu bercumbu dengan perawat & tanpa sengaja memecahkan botol sperma Ah In. Karena merasa bertanggung jawab terhadap perawat tersebut, Junsu memasukkan sperma miliknya di botol yang bertuliskan Kim Ah In tersebut.
Maria menghampiri Junsu dan menamparnya. Julian yang melihat langsung berlari ke Junsu. Junsu menggendong Julian dan mengatakan sekali lagi bahwa Julian adalah anaknya. Maria mengambil Julian pergi tanpa mengatakan apa-apa.
Tentu saja berita mengenai hal tersebut langsung menjadi berita besar, baik bagi dunia bisnis maupun dunia hiburan. Junsu mengasingkan diri. Sementara itu, Maria & Julian juga sepertinya mengasingkan diri.
Beberapa bulan kemudian, Junsu tampak sedang berjalan di pantai. Menanti matahari terbenam. Kemudian terdengar suara Julian yang memanggil "daddy". Akhirnya Junsu menemukannya. Junsu berlari menghampiri Julian dan memeluknya. Ia sangat rindu dengan putranya itu. Junsu pun mencari sosok yang dirindukannya juga selama ini. Akhirnya ia menemukannya. Maria menghampiri Junsu dengan penampilan tak biasa.
Yah, perut Maria membesar. Maria tersenyum sambil mengatakan 5 bulan. Julian memeluk Junsu dan mengatakan betapa senangnya dirinya memiliki papa, mama, dan seorang calon adik.

Oke, happy end..ceritanya klise banget yah????

Tidak ada komentar:

Posting Komentar