Kamis, 31 Desember 2009

Fiction Story - idola & fans versi 2

Skrg aku punya versi lain dari cerita karangan kemarin..habisnya yg kemarin kan sad ending,nah bagi yang gak suka...(sebenarnya aku juga tidak suka sad ending, cmn mau dramatisir ajah....). Bedanya dari cerita yang kemarin bagaimana yah??Aku juga bingung nih...


Suatu hari William sedang malas masuk kelas. Ia sengaja membolos, naik ke atas atap. Betapa kagetnya ia melihat Angel. William mengejutkan Angel. Ia meledek seseorang seperti Angel bisa juga membolos dan parahnya ternyata di samping Angel ada jarum suntik. William menuduh Angel memakai narkoba. Angel menjelaskan bahwa jarum suntik itu bukan untuk narkoba. William tak mau dengar. Ia berniat melapor. Angel berusaha menyakinkan bahwa itu bukan untuk narkoba, tapi Angel diam saat ditanya lantas untuk apa jarum itu. William hendak pergi, namun ditahan oleh Angel. Ia menyatakan bahwa ini untuk obatnya. Ia sakit dan membutuhkan obat. Ia tak mau orang lain tahu bahwa ia sakit. Ia tak mau dilihat lemah oleh orang lain. Ia memohon kepada William untuk tidak memberitahu siapapun, sebagai gantinya ia rela melakukan apapun untuk William.
Akhirnya saat pulang sekolah terjadi kegemparan. William menggandeng Angel & Angel tak menolaknya. Para anak perempuan banyak yang mencibir, ternyata Angel normal juga, bertekuk lutut dengan kegantengan William. Para anak laki-laki langsung kecewa & patah arang, namun juga merasa senang ternyata Angel yang mereka puja normal. David sendiri begitu kaget. Apalagi hari ini Angel tdk akan pulang dengannya, padahal tadi pagi masih dirinya yang menjemput Angel.
Di dalam mobil, Angel menekankan bahwa William jangan berani mengambil kesempatan. William mengiyakan. Tapi dia senyum sendiri. Angel menanyakan mengapa William senyum-senyum, apakah ada noda atau yang lucu di wajahnya. William menjawab bahwa hari ini ia sangat senang karena sudah mendapatkan anugerah yang begitu indah, yaitu menjadi pacar Angel. Di dalam hati sebenarnya Angel sangat senang, tapi ia menampilkan wajah yang biasa saja. Malah dengan datar Angel menjawab bahwa hubungan ini selanjutnya terserah William mau bagaimana karena dirinya tak pernah pacaran dan memang tak berminat.
Ternyata William mengajak Angel ke tempat latihannya. Ia memperkenalkan Angel kepada teman-teman dan pelatihnya. William menyuruh salah satu dari mereka untuk membeli makanan. Angel juga menunggui William berlatih. Yang tak disangka William dan Nico, Angel itu seorang yang ramah. Buktinya ia sudah cepat akrab dengan para pemain lainnya, malah dengan sang pelatih yang terkenal keras sekalipun. Maria bermain basket bersama mereka.
Sesampainya di rumah, Angel bercerita pada Jessica betapa bahagianya ia sekarang berpacaran dengan William. Tapi ia tak boleh menunjukkan rasa sukanya dengan terang-terangan supaya ia mempunyai bargaining position, tak sama dengan anak perempuan lainnya.
Hari berganti, hubungan pasangan Angel-William menjadi pasangan pujaan, yang satu ganteng dan berprestasi dan yang satu lagi cantik dan pintar. Mereka pasangan yang ideal. Meski berpacaran, tapi di sekolah mereka tak pernah hanya berdua, selalu ada Nico dan David. David awalnya dingin dan sinis, namun suatu hari ia mulai mencair. Ia mulai berbicara dengan baik bersama Nico dan William.
Jika tidak ada urusan, Angel menemani William latihan. Sebaliknya jika William tdk ada urusan, ia menemani Angel latihan basket putri atau menemani Angel ke pertemuan-pertemuan mewakili keluarga Angel. Hubungan William dengan Angel disetujui oleh orang tua Angel. Bahkan William diterima dengan baik di acara akhir pekan keluarga. Sementara itu, keluarga William sendiri sangat senang karena putranya dapat berpacaran dengan putri dari keluarga yang terpandang.
Suatu hari pada saat latihan dan ada Angel ikut, William tampak berbeda. Ia tampak tidak konsentrasi. Nico menghampiri William dan mengatakan bahwa William telah benar-benar menyukai Angel. Tampaknya William cemburu dengan teman-teman sekelompoknya sendiri. Nico menyatakan bahwa William tak mau kehilangan Angel karena Angel begitu berharga. Angel adalah cewek yang cantik, pintar, dan kaya. Keluarga Angel sekarang membantu bisnis keluarga William. Di sekolah juga, nilai-nilai William juga membaik. Masalah keuangan klub juga aman, karena banyak yang mau membantu finansial klub. Nico menyindir bahwa William takut suatu hari rahasia William mendapatkan Angel diketahui orang lain dan orang lain dapat mengambil Angel darinya. William marah dengan apa yang dikatakan oleh Nico.
Namun tak lama tampak David. Angel berpamitan dan mengatakan bahwa ia ada urusan lain. William silahkan melanjutkan latihan saja, apalagi besok adalah hari pertandingan. Angel akan pulang bersama David. William tak setuju, tapi Angel bersikeras. William mau tak mau menyetujui, apalagi pelatihnya sudah memanggil.
Keesokannya ternyata William menjemput Angel untuk berangkat bersama. Angel duduk di bangku para pemain, berada di sebelah pelatih. Sisca, manajer klub basket itu memandang sinis Angel. William bermain maksimal. Ia ingin membuat Angel terpukau. Angel sendiri dengan semangat menyoraki William dan pemain lainnya. Akhirnya grup William menang. Angel memeluk para pemain semuanya. Kemudian Angel mengajak mereka untuk datang ke rumahnya sekarang, untuk merayakan kemenangam.
Di rumah Angel, mereka ternyata disambut oleh kedua orang tua Angel dan saudara-saudaranya. Mereka menyediakan makanan. Angel tampak bersenda gurau dengan semua pemain. Hanya satu orang saja yang tampak tak menikmati, yaitu Sisca.
Pada saat itu, tak sengaja Sisca mendengar percakapan Nico dengan beberapa teman tim lainnya mengenai betapa beruntungnya William. Selain memenangkan taruhan, William memiliki banyak keberuntungan berpacaran dengan Angel. Bisnis keluarganya dibantu. Nilainya membaik. Kebanggaan besar punya pacar cantik, pintar, dan kaya seperti Angel. Salah satu dari mereka menyatakan bahwa sejak awal William sudah merencanakan hal tersebut, yaitu memanfaatkan Angel.
William mengikuti Angel ke kamar Angel. Angel meminta William keluar dulu, tp William tdk mau. William menanyakan mengapa Angel akrab dengan teman-temannya. Dengan membelakangi William, Angel menyatakan tak ada salahnya, apalagi mereka teman-teman William sendiri. William meminta Angel untuk tidak terlalu akrab dengan mereka. Angel menyatakan bahwa kecemburuan Willaim tak beralasan. William menolak menyatakan bahwa ia cemburu. Tak lama Angel meminta William untuk keluar sebentar, pembicaraan dilanjutkan nanti saja. Tapi William tetap tak mau, ia malah mendekati Angel dan menarik badannya. Angel berusaha memberontak. Tapi ia terlalu lemah. Betapa kagetnya William melihat hidung Angel mimisan. William panik. Angel meminta William jangan panik. Angel segera mengambil suntikan yang ada di meja belajarnya. Ia menyuntikkannya kemudian terduduk di kursinya. Ia menghapus darahnya dan berjalan ke lemari pakaiannya dan mengambil kaus baru. Ia mengganti kaus yang sudah kena darah. Angel menghampiri William dan mengingatkan bahwa sebelumnya ia mengatakan bahwa ia sedang sakit dan membutuhkan obat yang tak boleh telat. Angel meminta William untuk tetap menyimpan rahasia tersebut. Angel mengajak William untuk keluar dengan bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa.
Tapi nyatanya tdk spt itu, William tampak melamun di taman belakang. David menghampirinya. Ia menanyakan apakah William sudah tahu mengenai penyakit Angel. William kaget ternyata David mengetahuinya. David akhirnya bercerita bahwa ia tahu bahwa Angel sakit, tapi Angel tetap berusaha tampil senormal mungkin. Oleh sebab itu, David bertekad untuk menjaga Angel, jangan sampai rahasia yang sudah dijaga Angel terbongkar. Ia tak mau usaha Angel berpenampilan kuat menjadi sia-sia. David juga mengatakan sejujurnya bahwa dia melunak pada William dan Nico hanya karena permintaan Angel.
Di kamarnya, William berpikir kuat. Angel mau berpacaran dengannya untuk melindungi rahasianya. David begitu protective pada Angel juga untuk melindungi rahasia tersebut. William penasaran apa sebenarnya penyakit Angel.
Keesokan harinya, saat di mobil William menanyakan apa penyakit Angel. Namun Angel tak mau menjawab. Angel meminta William untuk tdk khawatir dan bertingkah aneh. Angel meminta William untuk menganggap tak ada penyakit tersebut.
Suatu hari, Sisca menemui Angel. Ia menantang Angel untuk bermain basket satu lawan satu. David melarang karena harus bermain di outdoor. Sisca meledek Angel tak mau bermain karena takut kulit putri miliknya rusak. Beberapa cewek penggemar juga menyoraki, mereka sebenarnya ingin menjatuhkan Angel, tapi mereka sendiri takut. Dari salah satu fans malah menyindir bagaimana seorang kapten basket dan pacar dari seorang William takut bermain melawan Sisca. Akhirnya Angel setuju.
Pertandingan benar-benar seru. Angel dan Sisca sama-sama kuat.Permain sudah berjalan 5 menit, namun belum ada yang memecahkan nilai 0. William dan Nico datang. Mereka menyaksikan pertandingan tersebut. Betapa hebatnya permainan dua orang cewek yang ada di lapangan itu. Akhirnya Angel mencetak angka,. Sisca menghampirinya kemudian berbisik bahwa William mau berpacaran dengan Angel hanya untuk taruhan dan memanfaatkan Angel. Angel sempat terdiam, namun ia tetap berusaha berkonsentrasi. Angel bermain lebih keras, tak memberi kesempatan Sisca untuk membalas hingga akhirnya Angel mencetak angka lagi, tapi kemudian ia langsung pingsan. David segera ke lapangan dan menggendong Angel. Ia segera membawa Angel ke mobil. William mengejar. David tampak sangat marah, mengapa dirinya mengijinkan Angel bermain di outdoor, yg jelas-jelas akan membuat Angel drop. Ia menyatakan akan membawa Angel segera ke rumah. Ia akan menghubungi Maria, kakak Angel. David menyuruh William segera latihan karena lusa akan bertanding. David mengingatkan bahwa Angel tak suka William bolos latihan.
William segera masuk ke lapangan dan menarik Sisca. Ia tampak marah sekali, ia menanyakan maksud Sisca melakukan itu. Sisca menyatakan jelas-jelas bahwa ia tak suka dengan Angel. Ia menganggap Angel munafik dan putri yang harus diberi pelajaran. Ia jijik dengan Angel. Yang mengagetkan Sisca menyatakan bahwa sebenarnya ia suka dengan Willism, ia benci dengan Angel. Ia ingin memberi pelajaran terhadap Angel.
Selama latihan William tak konsentrasi, ia kepikiran Angel terus. Akhirnya William diijinkan pulang duluan. William segera ke rumah Angel. Betapa kagetnya ia memasuki kamar Angel, ia melihat Angel dipenuhi dengan alat-alat medis. Tak lama Maria, kakak Angel, menghampiri dan meminta William tak usah khawatir. Ia menyatakan bahwa ini sudah pernah terjadi sebelumnya waktu Angel bertanding basket di sekolah lain yang mewajibkan di outdoor pada siang hari. Paling hanya dalam waktu 1 hari, Angel dapat pulih. Angel adalah gadis yang kuat. Maria menyakinkan bahwa Angel akan ikut mendukung dalam pertandingan William lusa. Oleh sebab itu, William harus memberi kemenangan.
William duduk di samping Angel. Ia menatap wajah Angel yang seperti putri tidur. Begitu cantik, tapi tampak rapuh. Tak lama Angel terbangun, ia menatap William yang tertidur di samping ranjangnya. Tak lama William terbangun. Angel tersenyum, kemudian raut mukanya berubah. Ia menanyakan mengapa William tdk latihan. William menyatakan bahwa latihan lebih cepat selesai karena selama latihan ia tak bisa konsentrasi sama sekali. Angel meminta William untuk tidak khawatir.
Angel juga mengatakan bahwa untuk sementara waktu mereka putus dulu. Angel mengatakan bahwa ia tak mau karena penyakitnya William jadi tak konsentrasi dalam latihan. William terkejut mendengar pernyataan ini. William menolak. Ia menyatkan bahwa basket bukanlah segala-galanya. Basket adalah permainan tim, jadi tanpa dirinya pun tim masih tetap bisa bermain. Namun Angel mengingatkan bahwa William adalah jantung tim itu. Jika tidak ada jantung, maka akan mati. Angel memohon kepada William untuk dapat konsentrasi dengan pertandingannya, apalagi di pertandingan tersebut akan ada tim penilai yang akan menilai apakah William layak mendapat beasiswa atau tidak. Angel mengingatkan bahwa William ingin sekali mendapatkan beasiswa itu supaya dapat menjadi pemain basket profesional dan tidak meneruskan bisnis keluarga. Angel meminta William untuk dapat bermain dengan maksimal dan mendapatkan beasiswa tersebut karena Angel tak akan kemana-mana. Ia berjanji akan tetap berada di tempat menunggu William menggapai impian.
Keesokannya William segera menemui David. Ia mendesak David mengatakan penyakit yang diderita Angel. David akhirnya jujur mengatakan bahwa Angel terkena penyakit kanker otak. Satu-satunya jalan adalah operasi yang kesempatannya kecil. Meskipun sekses, kemungkinan dapat mengakibatkan dirinya hilang ingatan. Angel selalu mengatakan bahwa ia lebih baik mati daripada harus melupakan orang-orang yang telah hadir di hidupnya.
Terdengar suara pot bunga yang tersenggol, William dan David segera keluar melihat. Ternyata ada Sisca. William menanyakan Sisca mengapa ada di situ. Sisca menjawab bahwa ia baru saja menemukan alasan yang kuat merebut William dari Angel. William tak pantas bersama Angel. Angel hanyalah putri lemah yang pura-pura kuat. Tidak dapat mendukung dan menopang William. Sisca mengingatkan betapa banyak yang dilakukannya untuk mendukung William. David naik darah, ia mendorong Sisca ke dinding dan menatapnya tajam. Namun ditahan oleh William. Sisca kemudian menyatakan bahwa William harus ingat bahwa dirinya mempacari Angel hanya karena taruhan dengan Angel. Jadi William tdk boleh terus disamping Angel yang sudah mau mati.
Tak lama handphone milik David berbunyi. Kevin, adik Angel, memberi tahu bahwa kondisi Angel drop. David segera beranjak diikuti William. Namun David menahannya dan memukul William. David mengatakan bahwa William tak pantas menampakkan diri di depan Angel.
Meski diancam David, William segera datang. Betapa kagetnya William, sekarang ini Angel telah dirawat di dalam ruangan kaca. Ia dipenuhi oleh alat-alat medis lebih lengkap lagi. Maria menghampiri William dan memberi William sebuah kotak. Maria menceritakan bahwa tanpa sepengetahuan orang rumah, Angel keluar diam-diam untuk mengambil kotak tersebut. Ia pergi ke resort milik keluarga mereka, sepertinya kotak itu dikubur di suatu karang di dalam lautan sekitar resort. Untung saja ada yang melihat Angel yang terapung dan menemukan kotak tersebut di dalam bawaannya.
William membuka kotak tersebut. Ternyata isinya kliping berita tentang dirinya di dalam diary dan ditambah tulisan tangan milik Angel. Maria menjelaskan bahwa Angel sangat menyukai William. Pada hari William meminta Angel menjadi pacar William dan mengatakan bahwa Angel adalah anugerah terindah, ia sangat bahagia sekali. Ia menceritakan kepada seisi rumah. Namun seminggu kemudian akhirnya ia tahu bahwa kamu menjadikannya pacar karena taruhan. Namun ia tak marah, ia berusaha ingin melihat dari sisi positifnya. Ia mengatakan bahwa ia akan dengan mudah meninggalkan William nanti, tidak akan membuat William bersedih karena kematiannya, karena William tak menyukainya. Tapi sebelum waktunya tiba, ia ingin sekali membantumu, membawa kehangatan. Ia menceritakan betapa dinginnya hati William karena keadaan keluarganya. Oleh sebab itu, ia meminta seisi keluarga memberi kehangatan keluarga kepada William.
Maria meminta William tidak mengecewakan Angel. William harus bisa mendapatkan beasiswa tersebut dan menjadi seperti yang pernah dinyatakan pada Angel. Sebelum pergi, Angel menyatakan bahwa ia setuju operasi. Ia menyatakan ingin hidup melihat William berhasil mencapai cita-citanya. Angel akan berjuang di meja operasi, jadi William juga harus berjuang.
Esoknya William tampak berbeda. Ia lebih pendiam. Malam sebelumnya ia curhat ke Nico. Dasar Nico, ia menceritakan kepada teman satu klub lainnya. Nico dan teman-temannya menghampiri William dan menyatakan akan membantu William menggapai impiannya dan memberi kekuatan pada Angel melawan penyakitnya.
Saat itu William bermain maksimal. Sementara itu, Angel berjuang di ruang operasi. Pada saat detik-detik habisnya waktu, kedudukan seimbang. Shooting dari William akhirnya membuat tim menang. Gegap gepita memenuhi gedung olah raga. Di saat yang sama, keadaan Angel semakin kritis. Tekanan darahnya turun.
Perwakilan sekolah olahraga datang menghampiri William dan menyalaminya, memberi selamat bergabung dengan sekolah mereka. William senang sekali. Tak lama handphone miliknya berbunyi dan membuat raut wajahnya berubah.

Tiga tahun kemudian....
William kembali dari luar negeri. Ia sudah menjadi pemain basket yang diakui. Ia kembali untuk beristirahat setelah bermain selama beberapa musim. Ia dijemput oleh Nico yang tampak berpakaian rapi. Nico mengantar William ke sebuah rumah. Pintu rumah terbuka dan disambut oleh Kevin. Ia tampak terburu-buru ingin pergi. Ia menyatakan bahwa ia sedang ada janji kencan tapi 'nenek sihir' itu masih saja ingin menyuruhnya belajar. Tak lama terdengar suara wanita yang memanggil Kevin. Kevin segera kabur.
Wanita itu akhirnya menanyakan mengapa William baru pulang sekarang. William tersenyum dan segera menghampiri Angel. William menciumnya dan mengatakan bahwa ia rindu Angel dan anak yang ada di dalam kandungan Angel.

Jumat, 25 Desember 2009

Fiction Story - kisah idola dan fans

Aku menemukan ide ini karena cerita seorang adik kecilku yang manis dan cantik tentang idolanya. Memang sangat menarik karena menurutku adikku ini benar-benar mengidolakannya. Perlu diketahui bahwa adikku ini tipe yang sangat susah ditebak. Sejak kecil di dalam keluargaku memang yang berprestasi kebanyakan anak perempuan dan adikku ini memang anak yang pintar dan cantik. Jadi, banyak cowok yang menyukai dan mendekatinya, namun semua malah ditanggapi dengan dingin dan kasar. Akhirnya cowok-cowok itu takut menyatakan perasaannya. Nah ini dia kisah karangananku.

Angel adalah anak keempat dari enam bersaudara. Dia mempunyai 2 kakak perempuan, seorang kakak laki-laki, seorang adik perempuan, dan seorang adik laki-laki. Lengkap memang. Papa mamanya sangat sibuk, tapi setiap akhir pekan merupakan hari keluarga mereka. Meski dari senin hingga jum'at kedua orang tuanya tdk di rumah, tapi ia memiliki kakak yang mengurusinya. Akhirnya mereka bersaudara saling melengkapi satu sama lain.
Sejak kecil, ia telah mengikuti banyak les tambahan, sama seperti kakak-kakaknya. Akhirnya Angel mahir bermain piano, mahir taekwondo, mahir balet, mahir renang, mahir basket, dan tdk ketinggalan dengan kefasihannya berbahasa asing.
Banyak cowok yang berusaha mendekati Angel, namun cowok-cowok itu ditolak mentah-mentah. Bahkan jika memaksa, maka cowok-cowok itu akan menjadi bulan-bulanan Angel. Akhirnya beberapa cowok yang menyukai Angel hanya dapat diam memendam perasaannya dan senang hanya dengan menjadi teman yang akrab dengan Angel.
Suatu hari Angel diajak oleh kakak laki-lakinya menonton sebuah pertandingan basket. Sebelum masuk stadion, ia ke kamar mandi dulu. Ternyata saat ia kembali ke tempat duduknya, tak sengaja ia melihat ada sekelompok orang yang sedang berkerumun, ternyata ada seorang pemain basket entah dari kelompok yang mana sedang diancam. Angel menghampiri, perkelahian pun tak terelakkan. Di saat Angel mau dipukul dari belakang, ada laki-laki lain yang membantu Angel. Ia menghajar para preman itu. Ia mengucapkan terima kasih singkat dan mengajak laki-laki yang diancam itu pergi.
Saat masuk kembali menonton pertandingan, Angel melihat kedua laki-laki itu lagi. Ternyata mereka pemain dan ternyata mereka berdua itu idola para anak muda. Sejak saat itu, Angel tertarik dengan pemain basket yang membantunya itu, William namanya.
Angel mulai mencari informasi mengenai William. Ia sangat menyukai laki-laki itu, namun yang mengetahui hal ini hanyalah saudaranya, ia malu diketahui oleh orang lain bahwa ia begitu sangat mengidolakan seseorang.
Suatu hari Angel pulang sekolah dengan gembira, ia langsung menghubungi kakak pertamanya, ia menceritakan bahwa William ternyata kini telah pindah ke sekolahnya dan satu kelas dengannya. Angel begitu senang, namun hal ini tak ditunjukkannya di sekolah. Ia selalu menjaga wibawanya. Angel menceritakan betapa senangnya ia akhirnya melihat William berdiri di hadapannya dan menjabat tangannya.
Hari berganti, William dan Nico telah akrab dengan teman-teman barunya. Para gadis pun banyak berusaha menarik perhatian mereka. Akan tetapi hanya satu gadis yang tampaknya sangat dingin dan cuek dengan mereka berdua. Gadis ini malah hanya berbicara dengan mereka jika hanya ada keperluan, singkat, padat, dan jelas. Gadis ini tak pernah bertele-tele ataupun mencari perhatian. Yah, tanpa disadari mereka berdua, William dan Nico asyik membicarakan Angel di tengah sela-sela latihan mereka. Mereka berdua penasaran dengan gadis ini, apalagi setelah mendengar cerita-cerita dari teman-teman lainnya. Anak-anak cowok banyak yang menyukainya, namun tak berani menyatakan perasaan. Beda dengan anak cewek, yang sebahagian besar tidak menyukainya karena menganggap Angel merupakan gadis otoriter, namun tak sedikit juga anak perempuan yang memujanya.
Suatu hari pada saat William & Nico sedang hang out bersama teman-teman satu tim mereka, tak sengaja melihat Angel. Mereka menunjukkan Angel ke teman-teman yang lain. Ternyata ada di antara mereka yang mengenal, Leon namanya. Leon mengenalkan siapa saja yang bersama Angel. Ia menunjuk kakak pertama Angel, Maria, yang merupakan seorang dokter terkenal. James, suami Maria, seorang CEO paling dikagumi di dunia bisnis. Daniel, kakak laki-laki Angel, seorang atlet renang. Jessica, kakak perempan Angel kedua, seorang pianis terkenal. David, sahabat Angel sejak SD. Leon bercerita bahwa dirinya adalah teman Daniel sejak SD. Dia mengenal Angel karena sering berkunjung ke rumah mereka. Leon cerita bahwa mereka bersaudara terkenal memiliki banyak prestasi meskipun kedua orang tua mereka super sibuk. Ini semua karena kerasnya didikan Maria, kakak tertua mereka. Daniel meskipun tak bagus di akademik, namun bagus di olahraga. Keluarga itu terpandang dan dihormati. Meskipun keluarga itu memiliki 4 anak perempuan, tapi tak ada anak laki-laki yang berani mendekati salah satu anak perempuan mereka. James itu saja karena dijodohkan oleh orang tua. Kabarnya untuk membesarkan perusahaan mereka.
Leon bercerita anak perempuan yang paling susah didekati itu adalah Angel. Setiap laki-laki yang berani mengakui perasaan padanya akan mendapat ganjaran. Makanya semua teman-teman laki-lakinya tidak ada yang berani, termasuk David. Semua orang tahu bahwa David amat menyukai Angel, makanya ia menjadi seperti anjing penjaga Angel.
Nico yang terkenal playboy menantang teman-temannya bahwa ia akan mendapatkan Angel. Nico juga menantang siapa yang ikut bermain. William pun ikut penasaran. Akhirnya yang lain juga ikut, kecuali Leon yang tak mau ambil resiko. Beberapa dari mereka mulai maju, namun akhirnya mereka malah harus mengakui kalah karena menghadapi David.
Berbeda dengan Leon yang langsung menghampiri Daniel. Ia diterima dengan baik. William & Nico menyusul beraksi. Ia mendekati meja itu kemudian perkenalkan diri sebagai teman sekelas Angel. Daniel dan Maria menyambut hangat, malah mengundang utk duduk bersama.
Pada malam itu, William & Nico melihat sisi lain Angel. Ketika ia bersama kakak-kakaknya ia terlihat lepas dan santai. Satu-satunya yang tidak santai hanyalah David, ia masih bersikap berjaga-jaga, mencurigai niat William & Nico. Akhirnya Angel berusaha mencairkan suasana dengan menyuapi David makanan & berbisik meminta dirinya santai saja.
Mulai keesokan harinya di sekolah, William & Nico berusaha mendekati Angel. Namun ditanggapi datar oleh Angel. Ia selalu berhasil menjawab godaan mereka berdua dengan anggun dan seperti tak terpengaruh. Hal ini membuat beberapa anak perempuan yang tak suka namun mereka juga tak berani melawan Angel.
Pada saat jam olahraga, William & Nico berusaha menunjukkan aksi permainan basketnya di lapangan. Tak diduga ternyata aksi Angel juga bagus. Ia adalah kapten tim basket putri sekolah. Mengetahui hal itu, William & Nico bersedia masuk ke dalam tim basket putra agar memiliki kesempatan untuk mendekati Angel pada saat latihan. Ternyata tidak seperti yang dibayangkan, masih saja sulit. Pada saat latihan, Angel benar-benar serius. Setelah selesai, dia juga langsung pergi.
Suatu hari tak sengaja William mendengar Angel bertelepon dengan seseorang. Betapa kagetnya ia mendengar pembicaraan Angel : "Aku sangat menyukainya. Amat sangat. Tapi hal ini tak boleh diketahui siapa pun. Ini rahasia.". William tak sengaja menyenggol sesuatu, hal ini membuat Angel menyadari kehadiran William. Angel mengejar William & memintanya berpura-pura tidak mendengar percakapannya di telepon. Akhirnya rencana William muncul. Ia menawarkan tidak akan bicara apa-apa kecuali Angel membantunya berpura-pura menjadi pacarnya untuk membantunya menangani cewek-cewek yang menggerumutinya. Awalnya Angel tidak mau, tapi akhirnya ia setuju juga karena diancam betapa malunya seorang yang dianggap begitu tegas dan hebat bisa juga seperti tadi. William menunjukkan video Angel tadi.
Keesokannya Angel dijemput oleh William. Betapa kagetnya David mendengar Angel mengiyakan bahwa kini Angel telah pacaran dengan William. Seperti yang sudah diduga sekolah pun jadi gempar. William bermain mata dengan Nico menandakan bahwa dirinya telah menang. Namun Angel tetap saja bersikap tegas dan keras. Ia sengaja menyibukkan diri dengan kegiatan OSISnya dan mempersiapkan jadwal latihan tim basket putri. Angel menghindari berada dekat William. Tapi William tak habis akal, malah ia yang mengikuti semua kegiatan Angel. David yang tak menyukai hal ini pun tak dapat berkata apa-apa lagi.
Sepulang sekolah William paksa Angel untuk pulang bersama, namun hal ini Angel berusaha menolaknya. Namun ketika William mengeluarkan handphone miliknya, Angel menuruti William. Ternyata William mengajak Angel ke tempat latihannya. William ingin menunjukkan keberhasilannya.
Hari demi hari Angel selalu bersama William. William selalu mengikuti semua kegiatan Angel, namun pada saat William berlatih dan bertanding Angel yang menemani. Lama kelamaan perasaan William aneh terhadap Angel. Ia begitu tak suka dngan Angel yang mudah akrab dengan teman-teman laki-lakinya bahkan Angel juga dengan mudahnya akrab dengan pelatihnya. Hal ini diledek oleh Nico. Nico mengatakan bahwa William telah benar-benar suka dengan Angel, namun hal itu dibantah oleh William.
William juga merasa senang dan bahagia saat berkumpul dengan keluarga Angel. Ternyata mereka sekeluarga tidak seseram seperti anggapan orang-orang. Malah mereka sangat hangat. William malah telah diterima pada acara week end bersama kedua orang tua Angel. Kedua orang tua Angel begitu sibuk, namun mereka benar-benar berkomitmen dengan weekend sebagai waktu penuh untuk keluarga. Hal ini tak didapatinya di dalam keluarganya. Inilah yang membuat Angel semangat dan senang sekali mengajak William bergabung dalam keluarganya.
Suatu hari saat Nico sedang meledek William yang telah benar-benar jatuh cinta pada gadis taruhannya, hal ini didengar oleh Angel. Betapa marahnya Angel, ia menghampiri William dan menamparnya. Sejak saat itu, William benar-benar tak dapat mendekati Angel. Penjagaan David begitu ketat & Angel benar-benar tidak peduli. Keadaan ini menjadi kabar gempar. Anak perempuan kembali berusaha mendekati William, berusaha menggantikan posisi Angel.
William menunggui Angel rapat dan latihan tapi tak digubris. Malah saat ke rumah lebih banyak lagi halangan, terutama oleh Kevin, adik bungsu keluarga Angel yang begitu membenci William.
William menonton pertandingan final basket putri. Angel tampak memaksakan diri, namun akhirnya mereka menang. Angel berjalan ke pinggir lapangan & tak lama pingsan.
Sejak saat itu, Angel tak muncul di sekolah. Begitu juga David tak mau membuka mulut. Saat ke rumah juga ia tak diizinkan masuk utk bertemu Angel.
Akhirnya pada saat pertandingan, William berusaha menang agar dapat kesempatan untuk pidato kemenangan. Akhirnya dia menang, pada saat pidato kemenangan ia menyampaikan permintaan maafnya pada Angel & menyatakan bahwa ia benar-benar cinta Angel.
Ternyata di sudut ruangan itu, Angel mendengarnya kemudian menitikkan air mata dan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Ia meninggal dalam pelukan David yang menemaninya.
David segera berdiri & membopong Angel. William yang melihatnya berusaha mengejar. Namun betapa kagetnya William melihat Angel yang sudah begitu pucat & kaku.


Nah, ceritanya sad ending...Mohon komentarnya yah...

Senin, 21 Desember 2009

Jang Geun Seok - Park Shin Hye

Nah ini dia pasangan baru yang lagi aku gandrungin buat dicari beritanya..Hehehehehehehe..Yang satunya cantik banget dan imut abies dah...trus cowoknya ganteng..suka deh...Park Shin Hye dan Jang Geun Seok...
Ini karena aku nonton drama mereka berdua "You're Beautiful".


Ternyata eh ternyata mereka udah pernah ketemu dalam suatu proyek iklan...Yang buat mengejutkan di iklan itu ada adegan kissing yang disebut sebagai "hot kiss"



Yang buat heboh itu, mereka kissing pakai buka mulut, malah katanya pakai lidah segala..Ah masa????


Nah mereka ketemu lagi di drama "You're Beautiful", memang mereka jadi pasangan kekasih dan memang ada adegan kissing, namun karena di sini ceritanya Park Shin Hye jadi Go Mi Nyu yang seumur hidupnya tingga di gereja, jadi polos banget..cuman bibir asal tempel...



Nah, kemarin-kemarin ini mereka reuni kembali untuk menjdai host bersama dalam MELON Music Award. Mereka benar-benar memanjakan para fans pendukung mereka berdua. Apalagi mereka juga sempat bernyanyi Promise bersama, meskipun Shin Hye salah menyanyikan liriknya.



Nah yang buat tambah senang itu, ada berita kalau mama Jang Geun Seok itu suka dengan Park Shin Hye. Bahkan sudah menanyakan jodoh mereka ke peramal segala. Maklum saja orang di Korea sono masih percaya kalau mau langgeng ditanya dulu tentang jodoh mereka. Nah katanya tuh mereka benar-benar cocok. Malah mereka katanya pernah jalan bareng....Senangnya...Nah yang lebih menguntungkan itu, mereka berdua ternyata tetanggaan..Yippie...



Nah, bahkan JGS langsung buat photo mereka berdua sebagai primary photo DC miliknya. Nah tak ketinggalan PSH yang cerita atau meledek JGS di DC miliknya...Lucu deh...

Yang di atas ini photo yang dibuat JGS di DC miliknya, nah kalau yang di bawah ini adalah curhat PSH tentang liburan mereka bersama..

Park Shin Hye 2009.12.11 Cyworld entry
2009.12.11 금 22:34
열심히 그동안 모아둔 사진들을 한꺼번에 올렸더니 힘들…..
After putting up all the pictures I’ve been working hard to collect, I’m a little exhausted…
너무 재밌었던 촬영현장.
The settings of the filming that were so much fun.
그리고 끝나고 모여서 다같이 놀러간 스키장
And the ski resort where we all got together and went to play afterwards
볼매정과 유짱은 스케줄로 인해 함께하지 못했지만 … 흑흑 ㅠㅠ
Bolmae Jung [Jung Yong-hwa] and Yu Jjang [the actor playing the future pharmacist?] weren’t able to join us because of their schedules… sniff sniff T.T
이런날이 또 언제 있을까 …
When will a day like this come again…
그래도 우리 꼭 다시 놀러가자규 ~~
Still, let’s make sure to go have fun together again~~
S자를 마스터해야하지 않겠어 ?!
We have to master the S-line, don’t we?!
가르치느라 내 팔과 몸은 후덜덜했을 뿐이고 …. ㅋㅋㅋ
After teaching it, my arms and body are shaking… hahaha
준환오빤 점프하다 엎어졌을 뿐이고 ㅋㅋㅋ
Joon-hwan oppa fell splat while jumping hahaha
그렇게 넘어지면서도 재밌다고 다시 올라가자그러구 ㅋㅋㅋㅋ
But she had so much fun she wanted to go back up again even after falling down so much hahaha
운동신경없다며 못탄다던 수은언니는 가장빨리 배웠구 ㅋㅋㅋㅋ
Soo-eun unni who said she lacked athletic ability and couldn’t do it learned the fastest out of us all hahaha
왕코디코디언니 미영언니도 내려왔건만 ..
Wang Coordi-Coordi unni and Mi-young unni also came down…
지혜언니는 끙끙 … T^T
Ji-hae unni tried hard… T^T
바람에 날아갈것 같은 헐랭오빠 ㅋㅋㅋ
Hul-leng oppa who looked like he was going to be blown away by the wind hahaha
늦게와서 못탄 홍스타 ㅠㅠ
Hong Star [Lee Hong-ki] who couldn’t do it because he came too late T.T
춥다고 방에서 절대 안나오던 르네장 … ㅉㅉ 남자가 뭐 이래 …
Renai Jang [Jang Geun-suk] who refused to come out of his room saying it was too cold… tsk tsk Why is a man like that…

다음에도 함께해요 우리 ♡
Everyone, let’s do it again

translation credits to: sunandmoon from soompi


Memang sih antara mereka berdua sering saling flirting githu...Seperti yang aku bilang di artikel sebelumnya. Jang Gun Seok suka dengan gadis yang feminim banget. Nah, waktu Shin Hye menunjukkan kefeminimannya waktu di lokasi syuting biar tutupi perasaannya, Jang Geun Seok malah bilang Shin Hye itu Avant-Hye, yang berarti sangat tidak tradisional. Lucu sekali bukan???





Sabtu, 19 Desember 2009

High Cut interview-You're Beautiful Cast

HIGH CUT: How would it be having a girlfriend like Go Mi-nam?

Hong-ki: “Go Mi-nam is a really pure and kind girl, although her appearance is boyish.”

Geun-seok: “I think I’d feel burdened. If we dated, I’d feel like she might get dirtier.”

Hong-ki: “I’d feel too sorry to her to date. She’s so kind that even if I did something wrong, she’d keep forgiving me. I like fun girls. Someone where we build up a lot of memories and affection by going through a lot of problems and incidents together.”

Geun-seok (in rapid interview mode): “Hong-ki, do you have an ideal woman among celebrities?”

Hong-ki (very seriously): “I do. Song Hye-gyo. What about you, Geun-seok hyung?”

Geun-seok (momentarily pausing): “I don’t. Um… Aside from Park Shin-hye, I don’t have anyone. Keke.”

Yong-hwa: “I like good-hearted girls. Someone who doesn’t lie, who shows her emotions on her face… I like Go Mi-nam, too. Since I’m Shin-woo.”

Geun-seok: “What if Park Shin-hye asked to date you?”

Shin-hye (suddenly solemn): “That will not happen.”

Yong-hwa (with a special smile): “I’d have to take care of her. Because I’m Shin-woo.”


HIGH CUT: “Shin-hye sshi, between the prickly Hwang Tae-kyung, gentle Kang Shin-woo, and quirky Jeremy, who is closest to your ideal man?”

Shin-hye: “Choose between prickly, gentle, and quirky? Um… As a character, the most attractive is the prickly Hwang Tae-kyung?”

Geun-seok: “Ah… so Shin-hye shows her feelings for me again.”


Yong-hwa: “I’m telling you, no matter how much I cover her with that towel, it’s no use.” [Jung Yong-hwa earned the nickname of "Towel Guy" for the scene in the men's locker room for covering Go Mi-nam's eyes with a towel.]

Shin-hye: “Hwang Tae-kyung is the one to fall for the more you see him, Kang Shin-woo is the one who draws you the moment you see him, and Jeremy’s always fun to be with. To be honest, if I had to pick one between them it would be the prickly Hwang Tae-kyung.”


HIGH CUT: “Do you like bad boys?”

Shin-hye: “Not exactly… um…”

Geun-seok: “If you ask women about liking bad boys, they will mostly deny it, but it’s true. They’d die before admitting it though.”
Shin-hye: “I never said I’d die before admitting it.” [Using Go Mi-nam's speech pattern] “Yes, that is true. You are attractive.”


HIGH CUT: Nicknames Renai-Jang, Avant-Hye, Hong-Star, Bolmae-Jung

Shin-hye: “There are nicknames we have for each other on set. Renai-Jang, Bolmae-Jung, Hong-Star, Avant-Hye…”
Geun-seok: “Shin-hye came up with Renai-jang, and I came up with Avant-Hye. Renai-jang comes from Renaissance Jang, because my ideal woman is a Renaissance type woman.”

HIGH CUT: “Renaissance style? @.@”

Shin-hye: “Really feminine, very wifely and motherly. It’s like the style of women in the paintings drawn from the Renaissance to Rococo eras, when they wore dresses with small waists and large hips, and carried parasols.”

Hong-ki: “A woman in body and spirit, whose every feature is womanly.”

Geun-seok: “Shin-hye looks very boyish in the drama but in real life, she’s extremely feminine. At Chuseok time, the Mother Superior brought steamed chestnuts. Everyone was eating them by just biting into them, but Shin-hye had found a knife somewhere and was peeling them for us. It was such a feminine thing. Saying ‘You’re so Renaissance-like’ might make her feel nervous, so I called her ‘Avant-Garde Shin-hye’ instead, which is one step away from that, or ‘Avant-Hye.’”


Shin-hye: “‘Bolmae-Jung’ means ‘Yong-hwa Who Is Attractive Just As He Is’ [그대로 볼수록 매력적인 용화]. He is incredibly talented in songwriting and music, and he wrote the rap on the OST song ‘Promise’ himself. ‘Hong-Star’ is because he shines on his own. When I asked, ‘Hong-ki, what should we call you?’ he said, ‘Hong-Star!’”
Hong-ki: “I’ve been Hong-Star star since I was younger. It means I’d become a star, keke. That’s why Geun-seok hyung likes me a lot. Keke.”


HIGH CUT: A.N.JELL idols talk about idols

Geun-seok: “What is the concept of idols these days?”

Hong-ki: “These days, idols are young singers in a group. If a young singer comes out solo, they’re not an idol, they’re just a solo singer.”

Shin-hye: “In the past, it used to be that idols were 17 to 20 years old, but these days the range has broadened.”
Hong-ki: “The word idol is actually a really good word. It means the victory of teenagers. But if you don’t want to be called an idol and you start to be called it anyway, it can be difficult, just because of that one descriptor. Of course, celebrities have to manage their private lives, but the moment you become an idol, the restrictions increase. There are incredible things you gain, but also things you lose.”

Geun-seok: “There’s also the image that as an idol, you don’t live according to your personal life but that you’re a machine-like thing that moves according to the fans’ wishes. I haven’t tried being a singer so I don’t know for sure, but an actor absolutely cannot do that. To move according to the plans decided by the management company, like a flower in a greenhouse or a puppet, isn’t what an actor does. I’m a bit wild. If I go to the hair salon, I go alone. I really hate having a manager make an appointment for me or opening doors for me. Because this is my life. School, friends, that’s all on my own time, so I don’t understand why managers have to care about that and come into those areas.”
Hong-ki: “Because I am an idol, I feel the same way as hyung. Everyone dislikes excessive meddling, but there are aspects that you can’t control, because you’re one team. You can’t help it because it’s not about you.”


HIGH CUT: “On the other hand, you get grand performances, hot popularity, and fans’ cheers and applause.”
Hong-ki: “That’s something you can’t forget.”
Shin-hye: “If you win some, you also lose some. Actors have our own lives too, but there are things like scandals and gossip that make people talk. You have to take responsibility for more things.”

HIGH CUT: “As you act as A.N.JELL idols, do you ever get confused between reality and acting? Like you’re a four-member idol group yourselves.”
Shin-hye: “For me, after being with all four of us, when I find myself alone I feel empty. I start feeling down.”

Geun-seok: “Aside from an hour or two to shower, we’re together almost 24 hours a day. We’re really like an idol group.”
Shin-hye: “Actually, our lives right now are a lot like idols’ lives.”

Geun-seok: “Our shooting schedule is like an idol’s schedule. When we get the scripts, we barely have time to get familiar with them before we have to start shooting the next morning. Sometimes I feel sad about it, but finding your best within that is the skill of an actor. Everyone’s doing such a scary-good job that it’s startling.”

Hong-ki: “As we act, we barely have enough time to find own selves, but in the middle of that whirlpool we joke around and chat with each other. That may be an idol-like thing. Geun-seok hyung is good friends with a lot of idols. Shin-hye is good friends with me, and I’m an idol too.”
Shin-hye: “Of course! You’re the only idol I’m close to.”


HIGH CUT: “Geun-seok sshi recently posted a message on the drama’s forum, which became widely talked about. The part about ‘It was my fault’ left an impression.”
Geun-seok: “My dongsaengs [younger castmates] had already written messages on the forums asking people to tune in. But I’m the eldest. This is my first time being the oldest on set. I thought that as the lead, I could have an influence on my dongsaengs, and it made me think about things more than the others. Rather than asking for people to watch, I thought that it might click more with people to express my thoughts about how things were, leading to the halfway point. It also came from feeling the burden. In any case, I couldn’t not talk about the ratings… I’m always like that to my dongsaengs, saying let’s not focus on the percentages but let’s have fun amongst ourselves. But because these guys are doing so well, I sometimes wonder if it’s a problem with me. As we came to the halfway point, I thought a lot about this and that.”

HIGH CUT: “What’s your secret for gaining praise from viewers even while you’re wrestling with last-minute script pages and a killer schedule?”
Geun-seok: “All of us are pretty smart. We all know what ground we have to cover, our roles, and what we have to clearly express in each scene. If we are lacking in anything, it’s that we talk honestly with each other without reservations. That’s not regarding the acting, though… Also, when actors are working off each other, it’s difficult to maintain the same tension among all four people, but Shin-hye, Hong-ki, Yong-hwa and I amazingly are in tune with each other.”

Shin-hye: “Each of the four members has our own corner so the structure is like a rectangle, and a rectangle can’t roll. But it seems like we’re rolling along like a circle. We’re all similar in age, too…”

HIGH CUT: “Because you each have an abundance of your own individual characteristics, it can’t be easy to roll along…”

Hong-ki: “I think we’re rolling along well because our personalities are pretty distinct.”

Shin-hye: “We make up for the gaps with the others, like fitting pieces to a puzzle. If a script comes out today that we’ll start filming tomorrow, we don’t have time to memorize it properly but when we work, it comes together so well it’s almost unreal. It’s amazing teamwork.”

Hong-ki: “When working with FT Island, when I get really tired, I can get bad-tempered. But here, when I get tired I joke around with Yong-hwa and Geun-seok hyung. When I arrive at the set in the mornings, Yong-hwa pounds on my car window. I’m a bit reserved, but we became friends right away. I’ve heard that people who are a little weird get along well. When I see Geun-seok hyung, he glares first. And I talk a lot with Shin-hye. I don’t have any time to feel depressed.”

Geun-seok (suddenly): “If you want to know what it’s like [in a sudden booming voice], KOONG!”

The three others (In perfect order, as though they were waiting for it): “JJAK!”

Koong-jjak is a sort of onomatopoeic expression of rhythm, like bang-thump.

Geun-seok (With Hwang Tae-kyung’s proud expression): “This is what our relationship is like.”

Shin-hye: “When Geun-seok oppa says ‘koong,’ we immediately say ‘jjak.’ That’s our relationship.”


HIGH CUT: What “You’re Beautiful” means in my life

Shin-hye: “It’s the best present to my 20-year-old self.”

Hong-ki: “It’s my best work after acting again as an adult.”

Yong-hwa: “It has a huge meaning that can’t be said in words. This is my first time on television, and I can’t forget it. There are the nicknames Towel Guy, even Milk Guy.”

Hong-ki: “Geun-seok hyung must feel so honored to have met Hong-ki…”

Geun-seok: “Um… It’s the fairy-tale-like story of young, beautiful kids. At some point, I’m sure I’ll change and go more macho, and my body will probably change. I want to pick out what the current, 23-year-old Jang Geun-seok looks like now, in this best time of life, the most beautiful time…”

Hong-ki: “The most ‘flower-like’ time. We’re flower buds, and hyung, you’ve bloomed. Keke.”


HIGH CUT: “Shall we end this chat here for our flower-like young men?”


All four members: “Yes, thank you. Please don’t watch IRIS. Keke.”

CR: Chosun+Dramabeans+jkimt08

Senin, 14 Desember 2009

Pandangan Teori

Hal ini aku tulis setelah mendapat penjelasan dari para dosenku tercinta. Yah terserah bagaimana pendapat teman-teman sekalian.
Yang paling ingin aku jelaskan dan klarifikasi adalah mengenai kasus Bank Century. Orang-orang di luar sana menyatakan bahwa uang rakyat telah dicuri. Mari kita bahas dengan jelas dan berdasarkan ilmu. Uang yang diberikan yang besarnya milyaran itu bukanlah uang rakyat. Uang yang dikeluarkan oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) adalah uang simpanan para bank sebagai penjamin jika seandainya bank mereka mengalami masalah. Sedangkan yang dimaksud uang rakyat yang disimpan oleh negara adalah uang pajak yang dipungut oleh pemerintah.
Uang yang dari LPS itu sama halnya dengan asuransi. Kita yang mempunyai asuransi pasti tahu mekanismenya bukan ? Kita membayar sejumlah uang yang merupakan premi, jika terjadi sesuatu terhadap kita maka asuransi yang menanggungnya. Nah, begitu juga yang terjadi antara LPS dan Bank Century. Jadi, benar-benar sangat bodoh jika mengatakan bahwa LPS menggunakan uang rakyat. Ayo donk mahasiswa yang terpelajar, percuma saja kau menuntut ilmu tinggi-tinggi tapi kau tak memahami sistem ini. Jujur aku panas sekali ketika mereka mengatakan itu uang rakyat.
Uang rakyat itu adalah uang hasil pajak yang dikumpulkan oleh pemerintah. Nah, orang-orang yang berteriak pencurian uang rakyat, apakah engkau sudah membayar seluruh pajakmu ? Atau pernahkah kau menipu besar pajakmu ? Pernahkah kau mengakal-akalinya ? Mungkin kalian beralasan tidak membayar pajak karena belum tentu menggunakan dengan baik. Yah, memang diakui bahwa adsa beberapa oknum pemerintah yang tidak jujur. Mereka memakai uang itu untuk kepentingan pribadi mereka. Itu benar-benar pencurian uang rakyat.
Masalah yang ada di Bank Century adalah bank ini kalah kliring. Ia tak mampu membayar net sattlement terhadap bank-bank lainnya. Bank ini dirampok oleh pemiliknya sendiri. Jadi, ini adalah perampokan oleh pemiliknya sendiri.
Kesalahan Bank Indonesia adalah seharusnya bank yang hanya memiliki DPK sebesar 80 harus dilikuidasi, namun Bank Century yang hanya -150 belum ditutup. Hal ini sudah diketahui sejak April. Jika saat bln April/Mei itu Bank Century ditutup, maka tidak akan berdampak sistemik. Hal ini dikarenakan pada saat itu kondisi perekonomian kita sedang prima, ingat kan pada saat itu kita melangsungkan Pemilu. Namun jika ditanya pada saat November, pastinya jika Bank Century ditutup maka dapat berdampak sistematik. Analisisnya begini loh. Pada bulan November itu, Bank Indonesia melakukan kesalahan kebijakan sehingga nilai tukar rupiah melemah hingga hampir mencapai 20ribuan. Pada saat itu, jika Bank Century ditutup, maka akan dapat menyebabkan kepanikan masyarakat. Masyarakat akan berpikir akan terjadi lagi seperti tahun 1997/1998. Masyarakat akan bertanya-tanya bank mana lagi yang akan menyususl akan dilikuidasi. Masyarakat panik dan mengambil uangnya. Dapat dibayangkan betapa kacaunya itu.
Kesalahan lainnya adalah ketidakadilan pemerintah. Pada saat terjadi bencana alam yang dasyat, yang merenggut nyawa banyak orang, tindakan sigap pemerintah sangat mengecewakan. Bantuan itu begitu lama turun. Beda halnya dengan penurunan dana untuk Bank Century yang mencapai 6,7 trilliun.
Maaf sekali jika ada yang salah...Aku juga masih belajar, perlu dikoreksi juga

Rabu, 09 Desember 2009

Mahasiswa Indonesia (termasuk aku di dalamnya)

Aku ingin sekali menulis ini karena merasa kesal dengan mahasiswa dan beberapa orang di luar sana yang merasa bangga dan gagah jika demonstrasi. Aku bingung sekali dengan mereka yang hanya dapat turun di jalan, berteriak-teriak seperti itu. Seharusnya mereka terlebih dahulu mengintrospeksi pribadi. Apakah mereka sudah melakukan yang terbaik untuk Indonesia???
Mereka itu memprotes kebijakan pemerintah. Mereka memprotes oknum pemerintah yang korupsi. Tapi akankah mereka menyadari betapa seringnya mereka juga melakukan korupsi?? Yah, walaupun hanya dalam jumlah yang kecil??? Jika mereka dalam posisi pemerintah, akankah yakin mereka tak akan melakukannya?? Korupsi waktu?? Manfaatkan kedudukan dan nama baik???

Terutama untuk para mahasiswa. Jawablah dulu pertanyaanku ini sebelum kalian turun di jalan.
Bagaimana dengan kuliahmu?
Apakah kamu hadir setiap perkuliahan?
Apakah kamu menitip tanda tangan??? Bukankah itu suatu penipuan juga???
Atau saat engkau menghadiri perkuliahan, apakah kamu memperhatikan dosenmu??? Apakah kamu sudah mempelajari bahan yang akan diajarkan sebelumnya???

Lalu, apakah kamu mengerjakan tugas-tugasmu dengan baik??
Ataukah engkau mencontoh dari tugas milik kakak kelasmu atau milik temanmu??
Ataukah engkau hanya men-copy-paste dari artikel di internet???
Apakah engkau mengerti maksud dari tugas itu???

Sudahkah engkau memberi sesuatu sumbangan berarti bagi bangsamu??
Apa yang kau hasilkan??
Apakah ada suatu pemikiran baru yang telah kau temukan??
Apakah kau sudah dapat menemukan teori baru???

Jangan menggunakan alasan!!!
Jangan beralasan tidak ada uang untuk membeli buku dan sebagainya...
Kamu bisa menabung sedikit demi sedikit...

Bayangkanlah jika semua buku dapat di-copy sembarangan seperti yang kita biasa lakukan..
Tak membeli buku yang asli..
Betapa kita tak hargai orang yang telah memikirkan teori dan penemuan tersebut
Bagimana kalau kita di posisi seperti itu????

Hai mahasiswa....Kau menuntut perubahan dari pemerintah..
Tapi mulailah perubahan itu dari dirimu sendiri..
Apakah pada saat kau berjalan dan melihat sampah, kau memungut sampah itu???
Apakah pada saat kau mengurus surat-surat, kau ingin mengambil cara yang cepat??
Apakah pada saat kau melanggar lalu lintas, kau menjalani sanksimu?? Bukannya membayar polisi untuk damai??
Apakah kau sudah melakukan semua peraturan dan tak pernah melanggarnya??
Jika engkau melanggarnya, beranikah kau bertanggung jawab penuh dan mengakuinya???
Tidak marah-marah dan melimpahkan kesalahan pada pihak lain????

Hai mahasiswa..
Jika kau mencari pekerjaan, apakah kau akan menggunakan koneksimu?? Bukan dengan kemampuanmu??
Apakah karena kenalanmu saja??
Jika engkau sudah duduk dalam tempat yang enak, apakah kau ingat untuk mengkritik bosmu yang salah?? Atau kau hanya diam saja???
Apakah kau mengamalkan ilmu yang kau dapatkan selama ini??

Hai mahasiswa, apakah kau tahu bahwa dengan kau turun di jalan, berarti kau mengacaukan stabilitas nasional??
Sadarkah kamu bahwa hal ini dapat mengganggu perekonomian???
Tak bisakah protes itu ditunjukkan dengan aksi damai dan santun???
Tak bisa kah kau menempatkan dirimu sebagai oposisi yang tak anarkis???

Jika pemerintah melakukan kesalahan, suarakan itu dengan baik-baik..Buatlah surat terbuka untuk pemerintah....
Jika nanti engkau di dalam jajaran pemerintah, bisakah kau berbuat seperti yang kau perjuangkan selama ini???
Hai, mahasiswa..Bukankah engkau mempelajari di bangku kuliah bahwa pemerintah juga menghadapi dilema???
Pemerintah harus memperjuangkan masyarakatnya dari setiap lapisan...
Tapi kenyataannya itu sulit..
Oleh sebab itu, pemerintah tak bekerja sendiri...
Pemerintah itu bukan dewa...
Kalau mau, mari kau mahasiswa, mendemonstrasi masyarakat Indonesia yang tidak taat hukum, baik masyarakat kecil maupun pihak konglomerat...

Maaf jika pemikiranku ini tak sesuai dengan pemikiran kalian selama ini.....

Selasa, 24 November 2009

We Got Married - MBC





Aku lagi suka dengan variety show yang satu ini. Terutama yang seasion 1...Couple favorite aku itu : Kim Hyun Joong-Hwang Bo, lalu Alex-Shin Ae, kemudian Crown J-In Young, terus Andy-Solby



ANDY - SOLBI


KIM HYUN JOONG - HWANG BO

Untukmu, Papa...

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.



Lalu bagaimana dengan Papa?



Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,

tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?



Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,

tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?



Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......



Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.

Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...

Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,

Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....

Tapi sadarkah kamu?

Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.



Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.

Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"

Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?



Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :

"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".

Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.

Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.



Ketika kamu sudah beranjak remaja....



Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".

Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?

Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..



Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...

Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....

Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,

Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?



Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')

Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang mengobrol berdua di ruang tamu..

Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?



Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.

Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...

Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...

Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?

"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"



Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.

Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...

Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa



Ketika kamu menjadi gadis dewasa....



Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...

Papa harus melepasmu di bandara.

Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?

Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .

Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.

Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".

Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.



Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.

Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.



Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...

Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"

Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".

Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?



Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.

Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.

Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"



Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.

Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..

Karena Papa tahu.....

Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.



Dan akhirnya....

Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....

Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....

Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....

Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....

Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."



Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...

Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....

Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....

Papa telah menyelesaikan tugasnya....



Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...

Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...

Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...

Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .

Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..

Credit : dari beberapa temanku

Aku ingin berbagi soal papaku tercinta. Saat aku membaca ini, aku benar-benar mengingat papaku. Papaku memang seperti ini.

Aku ingat pernah disenggak papa karena aku teleponan dengan cowok sampai tengah malam. Aku menangis sangat amat sedih karena tak sangka papa membentak seperti itu. Jujur papa tdk pernah marah ataupun memukul kami. Aku menangis dan mama menenangkan, tp kemudian mama bilang kalau waktu aku masuk kamar begitu saja, papa menangis di kamar karena sudah membentakku. Aku langsung menangis.

Belum lagi mengingat soal papa yang selalu berusaha memenuhi semua yang aku mau. Aku ingat dulu asalkan papa mau pulang ke Medan, aku selalu menghujani papa dengan berbagai barang titipan dan pada saat papa datang aku langsung mengecek semua barang apakah semua dibeli papa (setelah dipikir-pikir aku begitu egois dan kurang ajar, seharusnya pada saat papa datang aku menanyakan kabar papa terlebih dahulu).

Aku juga ingat kalau papa lg di rumah, di Medan, papa selalu merapikan kamarku dan mengubah interior kamarku, malah papa sering menghiasi kamarku dengan semangat untuk memberi surprise untukku. Yah, aku memang terkejut tapi aku malah marah sama papa karena semua yang papa pakai untuk menghiasi kamarku itu memang sengaja kusimpan begitu saja untuk koleksi. Aku masih ingat betapa papa merasa bersalah.

Oh ya, aku ingat waktu aku lulus SPMB. Aku, papa dan adik segera ke rumah Opung Andre untuk memastikan soal aku lulus di IPB. Ketika yakin bahwa itu namaku, betapa bangganya papa. Aku, putri kebanggaan papa lulus SPMB. Ketika sampai ke rumah, papa benar-benar menyakinkan bahwa ia harus ikut mengantarku ke Bogor. Waktu aku di Bogor, saat aku dan mama masih mengurus administrasi, papa berkeliling kampus dan asramaku untuk melihat-lihat tempat aku tinggal untuk berapa tahun ini. Ia bangga sekali menceritakannya. Aku bahagia melihatnya.

Tak lupa juga aku mengingat saat papa tidur di lantai RS untuk menjagaku. Saat kenaikan tahun kedua aku masuk RS sampai papa datang ke Jakarta. Bahkan sampai keluar RS, papa tetap menjagaku. Papa mengurus ijinku tidak ikut MPF/MPD karena aku harus bed rest. Papa melakukan semuanya untukku.

Aaaaaagggghhhh, aku kangen papaku... Yah, meski begitu aku tak akan melupakan mamaku. Aku cinta mama dan papaku....

Kamis, 29 Oktober 2009

Cinta Lokasi

1. Jerry Yan - Barbie Hsu
Meteor Garden adalah serial drama pertama yang buat aku tergila-gila. Anehnya aku selalu deg-degan setiap saat menanti mulainya serial ini. Benar-benar excited deh.. Hingga aku mulai tergila-gila dengan yang namanya serial dan film Asia, seperti Taiwan, China, Korea, Jepang, bahkan Singapura punya sekalipun. Aku suka sekali.

Aku ingat sekali bahwa aku suka sekali dengan pasangan Jerry Yan dan Barbie Hsu. Aku malah mengharapkan mereka bisa bersama.



Yah, meskipun umur Barbie Hsu lebih tua, itu tak masalah bagiku. Kemudian ada yang bilang, Barbie Hsu terlalu tinggi karena ia sudah merupakan artis yang mempunyai nama sebelumnya, berbeda dengan Jerry Yan yang baru terkenal sejak Meteor Garden.


Lihat saja, cute banget kan. Apalagi dengan kissing scene mereka berdua.


Tapi sayangnya Barbie malah berpacaran dengan Blue Lan di akhir dari Meteor Garden. Amat disayangkan. Bahkan ada gossip yang mengatakan bahwa tidak adanya adegan romantis yang 'menggigit' karena Blue Lan cemburu dengan Jerry Yan. Namun akhirnya, Barbie Hsu dan Jerry Yan bertemu lagi dalam Meteor Garden II. Adegan kissing yang hot dikabarkan menjadi penyebab Barbie Hsu putus dengan Blue Lan.


Karena Barbie sudah putus, mulai kembali lagi semarak membicarakan mereka berdua. Lihat saja hasil investigasi dari para penggemar mereka. Perhatikan jam dan kalung salib yang mereka gunakan. Beli bersama atau memang punya selera yang sama. Kita tidak tahu.

Namun setelah Meteor Garden II, mereka tidak di dalam satu frame lagi. Malah Barbie Hsu bertemu dengan Vic Zhou di Mars. Akhirnya cinta lokasi menghinggap pada Barbie Hsu dan Vic Zhou. Di serial drama ini, Barbie dan Vic ada melakukan adegan ranjang yang lumayan panas.


Hubungan ini juga mendapat dukungan dari penggemar, meskipun jika dibandingkan dengan Vic Zhou yang paling muda di antara F4 memiliki beda usia yang signifikan dengan Barbie. Vic yang berperan sebagai Hu Zhe Lei di Meteor Garden, merupakan pangeran impian Barbie aka San Chai. Di dalam Meteor Garden 1 dan II, Vic memang tampil sebagai guardian angel bagi Barbie. Kedekatan selama syuting Meteor Garden 1 dan II ditambah peran mereka sebagai sepasang kekasih di Mars, membuat mereka menjalin hubungan dan berani go public. Namun nyatanya hubungan ini akhirnya kandas. Hingga sekarang Barbie belum menyatakan secara resmi siapa laki-laki yang mendampinginya. Aku harap ia bisa kembali ke Jerry Yan, meski aku tahu bahwa akan terasa amat sungkan karena Jerry dan Vic bersahabat. Aku tetap berharap ada sutradar dan produser yang akan menyatukan mereka kembali dalam satu produksi dan berperan sebagai sepasang kekasih kembali.

2. Ming Dao - Chen Qiao En
Mereka berdua pertama kali bertemu di serial drama The Prince Who Turns Into A Frog. Serial ini menuai sukses yang besar. Aku begitu suka dengan penampilan mereka meskipun ciuman mereka berdua tidak pernah ciuman yang hot seperti pemain Taiwan lainnya. Bisa dikatakan ciuman mereka itu bukan nafsu, tapi manis dan penuh kelembutan. Suka sekali dengan mereka.

Sayangnya hubungan mereka mendapat tentangan dari pihak manajement mereka. Yah, mereka berdua berada dalam satu artist manajement yaitu J-Stars. Oleh sebab itu, sejak lama terdengar kabar bahwa salah satu dari mereka berniat keluar dari manajement tersebut.

Malah di dalam salah satu forum dari penggemar mereka, ada yang menginvestigasi bahwa pada saat Ming Dao dulu belum terkenal, Qiao En memang selalu setia membantu dan mendukung Ming Dao. Maklum saja, Qiao En terlebih dahulu terkenal dan mempunyai nama.

Selain bekerja sama dalam serial, group mereka, 183 Clubs dan 7 Flowers, melakukan kolaborasi. Mereka malah menjadi model video klipnya. Benar-benar mesra dan romantik. Selain itu, mereka berdua selalu datang bersama ke Festival Film setiap tahunnya sejak serial The Prince Who Turns Into A Frog. Meskipun setelah serial itu, masing-masing sudah punya serial drama terbaru, tapi kedekatan mereka tak diragukan lagi.

Akhirnya mereka ditemukan kembali dalam sebuah serial drama berjudul Ying Ye 3 Jia 1. Di sini mulai terasa bahwa kissing mereka sudah semakin dalam. Bahkan di dalam setiap behind the screen dari serial ini menunjukkan hubungan yang lebih dari sekedar teman antara mereka berdua. Bayangkan saja, Ming Dao rela menunggui Qiao En meski bukan gilirannya, begitu juga sebaliknya.

Yang lebih mencurigakannya lagi adalah saat Qiao En syuting serial drama Fated to Love dimana ia bermain dengan Ethan Ruan, Ming Dao ikut hadir. Ia muncul sebagai pameo bertopeng. Meskipun ia tampil dengan topeng, para fans mengenali struktur wajahnya. Menarik sekali bukan???

Tak ada habisnya membicarakan mereka. Suatu saat nanti, aku akan membahas tentang mereka saja. Tapi yang pasti tak lama ini mereka berada dalam satu frame kembali di sebuah serial drama produksi China, meskipun bercerita kisah cinta yang sedih, yang terpenting mereka kembali menjadi pasangan.

3. Lee Min Ho - Goo Hye Sun
Mengenai pasangan yang satu ini, aku sudah terlalu sering mambahasnya. Begitu banyak investigasi yang menunjukkan kedekatan mereka yang membuat para fans semakin gemas melihatnya.


Memang mereka berdua baru bertemu dalam satu frame dalam Boys Before Flowers. Tapi chemistry yang mereka ciptakan benar-benar membuat para fans gregetan. Memang Goo Hye Sun lebih tua dibandingkan Lee Min Ho. Tapi itu bukan masalah bukan? Berdasarkan investigasi ditemukan banyak barang-barang mereka yang sama atau hampir mirip. Mungkin mereka punya selera yang sama?? Tapi anehnya mengapa Goo Hye Sun sekarang malah sering memilih baju-baju tertutup dan berwarna gelap dan putih?? Apa karena untuk menyenangkan seseorang yang menyukai warna-warna gelap seperti hitam dan abu-abu, serta juga menyukai warna putih. Siapa lagi kalau bukan Lee Min Ho. Berharap mereka tidak mendengar apa kata orang-orang di luar sana.

Semangat buat Lee Min Ho dalam menjaga Goo Hye Sun. Aku sendiri yang seorang cewek begitu kagum dengan Goo Hye Sun. Ia mempunya wajah yang cantik, manis, putih, terawat dan pastinya baby face. Bahkan dia tidak terlihat tua di smaping Lee Min Ho. Selain itu, ia mempunya banyak bakat. Ia bisa menulis novel, membuat komik, melukis, bermain piano, menyanyi, membuat lagu, dan juga menjadi sutradara. Senang sekali dengan Goo Hye Sun ini apalagi jika bersanding dengan Lee Min Ho.


Berharap kedekatan mereka tetap terjaga. Siapa tahu saja mereka bisa berlanjut jika mereka dipasangkan kembali dalam satu frame. Yah, bisa saja seperti pasangan sebelumnya yang tidak mengakui tapi sudah menjadi rahasia umum bahwa mereka saling sayang dan berhubungan lebih dari teman.

4. Robert Pattinson - Kristen Stewart
Aku suka dengan pasangan ini sejak menonton Twilight. Chemistry yang mereka ciptakan amat mengena sekali. Apalagi dengan adegan kiss mereka yang aku akui bahwa aku suka, begitu romantis deh.


Pada awalnya berita tentang mereka berdua memang tidak ada. Terlebih karena Kristen Stewart sudah memiliki kekasih. Malah mereka tampak sangat mesra. Sementara itu, Rob dikabarkan dekat dengan pemain wanita lain. Namun seiring produksi untuk membuat New Moon, kelanjutan dari Twilight Saga.


Ternyata Rob dan Kristen semakin dekat. Dikabarkan Kristen tampak menunjukkan indikasi mendua dari kekasihnya. Berita hubungan mereka semakin panas. Namun Kristen tetap saja tidak memutuskan hubungannya dengan kekasihnya, Michael. Pada saat itulah, Rob ternyata memberi pinalti terhadap Kristen untuk dapat memilih, tak menggantungkan Rob lagi. Bahkan Rob menunjukkan keseriusannya dengan date dengan wanita lain.


Akhirnya ternyata Kristen memilih Rob. Mereka dikabarkan telah berpacaran, bahkan mereka liburan bersama. Menurut kabar juga menyebutkan bahwa Rob bahkan menghabiskan beberap ribu dollar hanya untuk membeli baranga vintage untuk diberi kepada Kristen sebagai hadiah.


Menurut kabar para kru di lokasi New Moon, bahkan mereka sudah saling memanggil 'suami-istri' dan parahnya menurut rumor yang baru aku baca di dalam suatu forum, dikatakan bahwa ada kemungkinan Kristen sedang hamil karena diketahui bahwa ia membeli test pack kehamilan. Yah, kita lihat saja nanti bagaimana jadinya.