Kamis, 04 Februari 2010

Kado di hari ulang tahunku

Bapa, aku sebentar lagi aku berusia 22 tahun. Aku harus dewasa, apalagi aku harus dapat menjadi contoh untuk adik-adikku. Aku tak boleh mengecewakan keluargaku. Bapa, beri aku kebijaksanaan dan buah-buah roh-Mu. Aku mengakui & menyadari betapa bersalahnya aku selama ini tidak menjadi contoh yang terbaik untuk adik-adikku. Tuhan, aku merasa sedih dengan apa yang terjadi pada adik-adik sepupuku yang sudah aku anggap sebagai adik kandungku sendiri. Aku yang selama ini belum jadi berkat bagi mereka, aku belum menjadi kakak yang baik. Bapa, di hatiku terbeban untuk mereka.
Tuhan, aku sayang dengan Simon dan Sebastian. Apapun yang terjadi dengan mereka, Kau yang tahu, Bapa. Kau telah menyediakan yang terbaik bagi mereka. Bapa, ampunilah aku yang tidak menjadi kakak yang perhatian dan menjadi contoh. Maafkan aku, Bapa.
Maafkan aku, Bapa. Aku mengakui bahwa di diriku begitu banyak kemunafikan supaya mendapat image baik di depan orang-orang. Diriku masih penuh dengan hawa nafsu dunia. Aku masih belum dapat mengendalikan diriku. Aku masih ada amarah. Aku masih ada dendam. Aku masih ada iri hati. Dan adik-adikku mengetahui hal ini. Aku salah, Bapa. Maafkan aku.
Tuhan, aku tak mungkin langsung berubah begitu saja. Kau yang membantuku melewati proses pembentukkan diriku. Aku ingin menjadi bijak & memiliki kesembilan buah roh-Mu.

Bapa, aku juga berterima kasih karena Engkau sudah menyediakan topik & journal terbaik untukku. Meski sekarang aku masih mencari, Engkau sudah menyediakannya. Sama halnya dengan Kau sudah memberi aku dosen pembimbing skripsi terbaik. Terima kasih Tuhan. Meski ini bukan seperti yang aku inginkan & bayangkan sekalipun, tapi Engkau sudah memilih yang terbaik. Karena aku yakin Kau menyediakannya untuk mengangkat aku. Terima kasih Tuhan.

Bapa, aku mohon berkat-Mu yang melimpah atasku dan keluargaku. Bukalah tingkap-tingkap langit-Mu. Bapa, aku memerlukan materi yang cukup banyak untuk tugas akhirku ini.Terima kasih karena Engkau sudah menyediakannya. Tuhan, aku mau ikut les bahasa inggris untuk persiapan test TOEFL. Terima kasih karena Engkau sudah menyediakannya. Terima kasih karena aku bisa belajar dengan baik & mendapat score TOEFL di atas 500. Terima kasih, Tuhan.

Bapa, aku juga butuh laptop baru. Laptopku yang sekarang tidak dapat digunakan. Uangku habis. Bagaimana caranya, Tuhan???? Bapa, tolong aku. Uangku habis untuk mengetik dan internetan. Bapa, aku perlu laptop baru & modem portable untuk internetan. Bapa, ampuni aku yang tidak tahu diri ini. Ampuni aku, Bapa. Bapa, tolong aku. Bukakanlah jalan. Jika aku harus berusaha mendapatkannya, kiranya Kau yang memimpin aku.

Terima kasih Tuhan. Inilah permohonan sederhanaku di saat aku menjelang usia 22 tahun. Ampuni dosaku yang meminta menurut keinginanku sendiri. Kiranya kehendak-Mu saja yang jadi. Amin