Minggu, 07 Juni 2009

Aku pengen tampil feminim

Waduh, aku lagi suka banget untuk tampil cantik dan feminim, yah meskipun sekarang masih kurang cocok, karena aku masih gemukan sh, harus semangat buat turun supaya bisa bebas pakai gaun feminim yang cantik. Ini ada beberapa saran gaun yang cantik...


Dazzling Hot Pink Sweetheart Ball Gown Prom Dress with Soft Net Overlay and Sparkling Details on the Shoulder Straps
Brand NextEve
Fabric SOFT NET
Lining FULL LINING
Style BALLGOWN
Neckline STRAPS
Length FULL
Train NO
Petticoat NO
Condition BRAND NEW
Unit price:
$149.99 (€ 101.99)


Sexy White Semi-Formal Cocktail Dress, Prom Dress, Evening Dress, Party Dress
Brand NextEve
Fabric SATIN
Lining FULL LINING
Style COCKTAIL
Neckline SLEEVELESS
Length FULL LENGTH
Train NO
Petticoat NO
Condition BRAND NEW
Unit price:
$79.99 (€ 54.39)

Nah selain itu ada beberapa padu padan yang aku suka. Ini dia yang aku maksud :

Cute cocktail dresses, both by Mara Hoffman. Personally I like the black dress better -it's simple in a not-too-boring-way, young and can totally be reused in the future. But the red bubble dress is more suitable for semi-formal dinners.

Sue Wong dress


And finally, onto the expensive dresses. I absolutely love this version of the LBD by Marc Jacobs. It's fashionable, chic and flattering on the body, plus think of all those occasions you can wear it to. And that Vera Wang Lavender dress (right) is just divine. We can dream, can't we?

Sabtu, 06 Juni 2009

Setelah menonton "CAPRES ( CALO PRESIDEN)"

Beberapa hari yang lalu aku menonton CAPRES. Sebenarnya hanya untuk menghabiskan waktu krn menurut kami berdua tak ada film yang bagus. Karena sekarang ini sedang sibuk pemilihan presiden, makanya ingin nonton, apalagi yang main dari Republik Mimpi. Menurut aku, memang kurang menarik. Tapi setelah menonton film ini, bulu kudukku malah merinding. Pesan dari film ini kuat sekali.
Film ini benar-benar banyak menyindir para pejabat kotor. Benar-benar kaget melihat betapa kotor dan liciknya para pejabat dan elit politik itu. Sebenarnya benar prinsip dari si pemeran utama tersebut, bahwa jika ingin menjadi pemimpin yang besar harus punya hati melayani yang tulus.
Aku berharap dan berdoa semoga nantinya Indonesia memiliki pemimpin yang benar-benar memakai hati nuraninya untuk melayani, bukan hanya di mulut saja sebagai slogan. Pemimpin cerdas dan bijaksana.
Yang aku merasa aneh, film ini ada sedikit kampanye dari pihak Jusuf Kalla dan Andy Malarangeng. Sebenarnya bukan hanya mereka saja, banyak lagi tokoh-tokoh yang berkomentar di sini.
Selain itu, menurut aku candaan mereka banyak dipaksakan, apalagi di bagian Gus Dur dan banyak lagi adegan yang aku anggap tak terlalu penting.
Hhhhhmmmmm, film ini yang kuat itu pesan morilnya..
Semangat nasionalisme...Mencintai negeri ini...Berkarya untuk negeri ini...