Rabu, 08 Februari 2012

Cerita Fiksi - Shine Like A Star

Aku dapat ide ini mungkin karena pengaruh drama yang sedang aku nonton. Aku sedang nonton Skip Beat yang diperankan oleh Siwon, Ivy Chen, dan Donghae. Aku juga sedang nonton ulang drama Spy Myung Wool. Semuanya cerita tentang dunia artis, dunia hiburan. Jadi sekarang aku mau buat cerita seperti itu lagi. Entah untuk kesekian kalinya. Jujur, aku lupa dengan cerita-cerita yang sudah pernah aku buat. Takutnya aku sudah pernah membuat cerita seperti ini lagi. Namun aku sadar koq, banyak yang ndak suka dengan ceritaku... Hiks hiks hiks hiks...

Baiklah kita mulai ajah yah, supaya ndak panjang lebar dan supaya aku masih tetap ingat. Takutnya kejadian kayak cerita fiksi sebelumnya. Berhenti di tengah karena lupa lagi mau jalan ceritanya bagaimana. Jangan marah yah, tokoh utamanya lagi-lagi bernama Angela karena aku suka sekali dengan nama itu. Nama itu bisa menggambarkan sosok yang ada di gambaranku. cantik seperti bidadari yang turun dari khayangan.

Angela baru berumur 18 tahun dan sudah menyelesaikan kuliah S1 jurusan Bisnis Manajemen. Angela meminta kakeknya untuk mengijinkannya berkelana dan mencoba kehidupan yang keras, maksimal sampai usianya 25 tahun, sebelum akhirnya ia mengambil alih seluruh kerajaan perusahaan keluarga mereka. Ayah dan ibu Angela sudah tiada. Sejak usia 10 tahun, Angela yang jenius hidup bersama kakeknya, dan ia menjalani home schooling, hingga akhirnya dia kuliah. Angela meminta kakeknya menutupi identitas aslinya sehingga tidak ada yang mendekatinya untuk menjilat keluarga mereka ataupun berniat jahat.
Angela kemudian datang ke Seoul. Dengan usianya yang masih 18 tahun, sangat tidak wajar ia memakai ijazahnya dan dengan status anak kurang mampu seperti itu. Akhirnya Angela memilih untuk bekerja sebagai pelayan di sebuah toko kaset dan pramusaji di sebuah restoran cepat saji. Tak diduga baru 1 minggu, Angela mendapat tawaran untuk mengikuti audisi suatu perusahaan Entertainment besar, EXO. Angela yang menyukai tantangan menerimanya. Angela memang menarik perhatian karena cantik. Dan ternyata Angela lolos dalam audisi tersebut. Angela bukan hanya memiliki suara yang bagus, piawai bermain piano, biola, dan gitar, dan terlebih dia juga bisa acting.
Angela yang bersinar seperti ini pastinya ada saja yang tak suka. Apalagi oleh Boo Kyung, aktris yang berasal dari keluarga kaya. Ia merasa tersaingi oleh Angela. Angela juga memiliki hubungan yang tak baik dengan Shi Yoon karena keduanya saling salah paham satu sama lain. Setiap kali bertemu mereka berdua sering bertengkar, tapi sering ditengahi oleh Jiwoon, member Junior juga, satu kelompok dengan Shi Yoon. Sebenarnya Jiwoon hanya seperti menganggap Angela seorang adik, namun Angela yang belum pernah merasakan diperlakukan seperti itu malah mulai menyukai Jiwoon. Shi Yoon pun mengetahui bahwa Angela mulai menyukai Jiwoon, Shi Yoon tidak menyukainya karena Hyorin, gadis yang disukai Shi Yoon juga menyukai Jiwoon. Shi Yoon tidak mau Hyorin terluka karena Angela. Akhirnya dengan berbagai cara, Shi Yoon membuat Angela tinggal satu apartemen dengannya, berhubung apartement Angela selama ini bobrok. Apalagi Angela memang harus fokus untuk dapat debut secepatnya.
Angela mendapat kesempatan untuk menjadi model dalam MV Junior dengan lawan Shi Yoon dan Jiwoon. Ceritanya mereka berdua memperebutkan Angela, bahkan Angela memiliki kiss scene dengan kedua pria ini.
Sejak MV tersebut keluar, Angela menjadi pertanyaan banyak penggemar. Kemudian Angela mulai debut sebagai aktris dalam suatu mini sitcom, meski tidak sebagai pemeran utama. Namun penampilannya itu menarik perhatian untuk main dalam drama lain. Angela juga mendapat tawaran untuk menjadi bintang MV.
Meskipun terkadang berantem, namun sebenarnya Shi Yoon sering mendukung Angela dalam mengembangkan kemampuannya. Angela juga mendukung Shi Yoon. Lama kelamaan mereka berdua malah saling suka. Hal ini pasti membuat Boo Kyung marah, yang juga menyukai Shi Yoon. Boo Kyung sering juga melakukan hal-hal licik untuk menghancurkan Angela. Namun akhirnya Shi Yoon dan Jiwoon yang juga mulai suka dengan Angela, membantu.
Akhirnya Angela memilih keluar dari apartement Shi Yoon karena tidak nyaman kalau mereka pacaran tapi tinggal satu rumah. Angela masih dalam gedung apartement yang sama, namun di lantai yang berbeda. Shi Yoon dan Angela berpacaran secara diam-diam selama 4 tahun lamanya.
Tak diduga, pada acara ulang tahun Shi Yoon ke-25, keluarga Shi Yoon mengumumkan bahwa Shi Yoon telah memiliki tunangan, Hyorin, yang baru pulang dari luar negeri dan akan menikah dalam waktu dekat. Hal ini membuat semua terkejut karena ternyata keluarga Shi Yoon tidak membiarkannya begitu saja.
Ternyata keluarga Shi Yoon yang memang sudah mengetahui hubungan Angela dan Shi Yoon selama ini pura-pura tidak tahu. Mereka menganggap bahwa Shi Yoon hanya bermain-main, tidak serius. Keluarga Shi Yoon mengancam Angela akan kehilangan semua popularitas dan semua yang dimilikinya jika tetap mempertahankan Shi Yoon. Shi Yoon sangat marah. Angela benar-benar dihina dan dibuat susah oleh keluarga Shi Yoon. Keluarga Shi Yoon mulai menekan orang-orang di sekitar Angela. Namun yang paling parah, keluarga Shi Yoon hampir saja membunuh Angela dengan men-sabotase mobil Angela.
Angela sebenarnya tidak meninggal, ia langsung dibawa oleh kakeknya. Namun bagi semua orang di Seoul, Angela dinyatakan telah meninggal. Hal ini benar-benar membuat Shi Yoon sangat terpukul, dan dia tidak mengetahui sabotase ini.
Sebenarnya Hyorin tidak jahat, karena dia sendiri sudah seperti teman bagi Angela. Hyorin juga sebenarnya suka dengan Jiwoon, namun dia juga menyadari bahwa Jiwoon tidak menyukainya, melainkan Angela. Satu-satunya alasan dia menerima pertunangan dengan keluarga Shi Yoon karena dengan begitu, neneknya setuju dalam menangani perawatan adik laki-lakinya.
2 tahun kemudian, keluarga Shi Yoon mengadakan penyambutan tamu agung yang selama ini membantu dalam investasi perusahaan mereka, yaitu Tuan Robert Williams. Ternyata Tuan Robert membawa serta pewaris tahta kerajaan perusahaan Williams. Betapa terkejutnya keluarga Shi Yoon dan Shi Yoon sendiri ketika melihat bahwa yang datang adalah Angela. Namun Angela sama sekali tidak mengenali mereka, terlebih lagi kalau dia menyebut namanya adalah Maria. Keluarga Shi Yoon sungguh sangat ketakutan dengan apa yang mereka lihat.
Shi Yoon masih teringat akan Maria, yang benar-benar sangat mirip dengan Angela. Shi Yoon sampai tak dapat fokus di lokasi syuting. Pada saat dia berjalan-jalan di sekitar lokasi syuting, tak sengaja ia bertemu dengan seorang wanita asing yang sedang menggendong seorang anak. Wanita asing ini meminta Shi Yoon untuk menggendong bayi itu sementara karena dia harus pergi ke suatu tempat. Shi Yoon menggendong anak itu dan merasa tertarik, dan anehnya ia merasa nyaman dan bahagia. Tak lama memang wanita asing itu datang dan membawa bayi itu pergi. Bayi itu seakan-akan memberi kekuatan magis untuk Shi Yoon, ia kembali ke lokasi syuting dengan semangat.
Pada lain kesempatan, Shi Yoon ketemu lagi dengan wanita asing tersebut. Sejak itu, Shi Yoon suka bertemu dengan wanita asing itu dan bayinya di tengah-tengah syuting. Wanita asing itu pun menceritakan nasib anak lucu itu. Kecelakaan menyebabkan ayahnya meninggal dan ibunya amnesia, untung saja Tuhan masih memberi kesempatan bayi itu tetap bertahan. Dan yang menyedihkan lagi ia mempunyai ibu yang termasuk 'gila kerja', padahal sebelumnya ibunya itu tidak seperti itu. Ibunya adalah gadis jenius yang periang dan jahil, memang kalau sudah berusaha akan fokus, tapi setidaknya ia adalah pembawa tawa. Namun sejak hilang ingatan, kepribadiannya yang ceria juga seakan-akan hilang.
Tak disangka, wanita asing itu dipanggil. Yang memanggil adalah Maria. Shi Yoon tak menyangka, bahwa Maria yang memang diketahuinya masih sangat muda ini juga sudah menjadi seorang single parent di usia muda. Akhirnya Maria bermain-main dengan Kevin bersama Shi Yoon. Tak disangka hal ini ditangkap kamera wartawan.
Keesokannya hal ini menjadi ramai pembicaraan. Hal ini membawa dampak juga dengan perusahaan. Untuk mengatasi ini, Maria menemui Shi Yoon dan mengajaknya bekerja sama. Mereka berdua akan menikah pura-pura dan membuat Kevin sebagai anak Shi Yoon, supaya semua dapat ditutupi dengan baik. Hal ini sangat penting supaya apa yang sudah direncanakan Maria dapat berjalan lancar. Mereka butuh pencitraan yang baik.
Akhirnya Shi Yoon dengan desakan keluarganya, yang memang merasa ini kesempatan baik untuk mendapat ikan besar seperti Keluarga Williams, memaksa Shi Yoon. Shi Yoon dan Maria akhirnya menikah, namun tidak seperti pasangan lainnya. Maria sibuk dengan pekerjaannya, namun sebenarnya kalau di rumah dia tidak melupakan tanggung jawabnya. Dia pergi ke kantor setelah Shi Yoon pergi dan sudah di rumah sebelum Shi Yoon pulang. Maria juga menyajikan Shi Yoon makanan. Meski terkadang di tengah malam, dia diam-diam terbangun untuk mengerjakan kembali pekerjaannya. Shi Yoon mulai merasa respect dengan Maria.
Terkadang kalau Shi Yoon dan Maria bersama, tiba-tiba Maria seperti melihat bayangan-bayangan yang membuatnya sakit. Seperti ingatan masa lalunya.
Sementara itu, tak sengaja Shi Yoon akhirnya tahu bahwa kecelakaan yang dialami oleh Angela merupakan sabotase yang dibuat oleh ibunya sendiri. Shi Yoon sangat marah mengetahui hal tersebut. Pada saat terluka ini, ia hanya dapat menceritakan kepedihannya pada Maria.
Abang Shi Yoon melakukan kejahatan di perusahaan. Hal ini ditegur oleh Maria. Ternyata ini membuat abang Shi Yoon gelap mata dan mendorong Maria dari tangga. Kakek Maria datang dan langsung marah-marah. Akhirnya diketahui bahwa sebenarnya dia tidak suka berhubungan lagi dengan Keluarga Shi Yoon, namun tak bisa karena ada Kevin, karena setidaknya Kevin juga anak Shi Yoon. Ibu Shi Yoon sudah pernah mau membunuh Angela dan sekarang abangnya. Kakek Angela mengatakan akan membawa kembali Angela dan Kevin, kali ini tidak akan membiarkan Keluarga Shi Yoon lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar