Kamis, 16 Desember 2010

Fiction Story - Just 1 year

Aku bingung mau ceritakan bagaimana dapat ide ini. Hhhhhmmmm, anehnya aku dapat ide ini tiba-tiba di gereja. Dasar!! Bukannya dengarkan khotbah, eh malah mikirin jalan cerita…Hehehehehehehehehehe….

Claudia tiba di bandara Incheon, Seoul, Korea Selatan. Ia dijemput oleh suruhan dari perusahaan tempatnya bekerja menuju apartement yang sudah disediakan sebelumnya. Claudia memandang keindahan malam kota Seoul. Kepindahannya ke kota itu bukanlah tak beralasan. Claudia sengaja meminta atasannya untuk dipindahkan menjadi CEO di kawasan Asia Pasifik.

Sebagai CEO, tugas Claudia tidak dapat dikatakan mudah, namun waktu kerja yang dimilikinya bebas. Claudia tiap harinya ada dalam kerumunan penggemar para selebriti cowok, dengan tampilan usianya yang sebenarnya, 22 tahun. Di tengah kerumunan itu, Claudia sama seperti gadis-gadis lainnya, berpakaian santai. Namun berbeda jika ada di kantor, Claudia tampil sangat tegas dan anggun. Tak ada yang menyangka di usianya yang masih muda itu, Claudia memiliki kemampuan yang luar biasa, dia sudah lulus S2 di usia 20 tahun. Claudia sudah bekerja di perusahaan itu 6 tahun, sejak dirinya masih kuliah S1.

Suatu malam, Claudia sedang makan malam, namun belum lagi makan, Claudia mendapat telepon dari kantor pusat. Claudia langsung menuju kasir, mau bayar bon makanannya, namun orang yang di depannya sepertinya sedang mencari dompetnya sehingga membuka isi tasnya. Karena melihat Claudia tampak terburu-buru, pria tersebut mempersilahkan Claudia untuk bayar duluan. Karena terlalu ribet, Claudia meletakkan telepon genggamnya yang lain di atas meja kasir. Sambil masih bertelepon, Claudia membayar dan langsung mengambil telepon genggam yang tergeletak di atas meja kasir.

Claudia segera menuju kantornya, ia langsung menuju ruang kerjanya dan tampak mencari sesuatu. Claudia kemudian mengambil telepon genggamnya yang lain untuk menelepon Chang Min, asistennya. Claudia menekan nomor dial, tapi tidak menyambung ke nomor Chang Min. Claudia memperhatikan telepon genggam tersebut dan menyadari bahwa telepon itu bukanlah miliknya. Claudia langsung menghubungi nomor telepon genggamnya dan meminta alamat untuk mengambil telepon genggamnya.

Claudia berdiri di depan pintu. Dari pintu itu, tak salah lagi bahwa dirinya melihat Jessica, salah seorang anggota Queen, keluar dari rumah itu. Claudia mengetuk pintu. Betapa kagetnya Claudia, bertemu dengan Baek Yoon Jae, salah satu anggota Super Idol, setengah telanjang dan membuka pintu dengan manja, mengira bahwa yang mengetuk adalah Jessica. Kesempatan ini tak dibuang oleh Claudia. Claudia menerobos masuk dan langsung meminta Yoon Jae menjadi pacarnya untuk mengganti tutup mulut atas apa yang dilihatnya.

Yoon Jae kesal setengah mati mengetahui wanita di hadapannya itu tidak hanya tidak sopan, tapi juga gila. Meskipun sebenarnya wanita itu cantik dan sangat menarik. Yang buat tambah kesal, wanita itu berani mengancamnya.

Claudia menyadari bahwa Yoon Jae merasa dirinya tidak waras. Claudia meminta Yoon Jae untuk tidak mengambil petugas keamanan. Claudia memperkenalkan dirinya sebagai penggemarnya, berusia 22 tahun. Claudia meminta Yoon Jae berpacaran dengannya 1 tahun tanpa diketahui oleh siapa pun. Jika Yoon Jae merasa kaget, mereka berdua dapat menjadi teman dulu. Jika mereka bertemu di depan banyak orang, berpura-pura tidak kenal. Claudia bersedia menjadi yang kedua setelah Jessica.

Yoon Jae tak habis pikir dengan tawaran wanita yang bernama Claudia ini. Terlebih lagi mendengar alasan wanita itu menyukainya dan ingin dirinya menjadi pacarnya. Wanita itu ingin memiliki pacar yang kriterianya seperti Yoon Jae. Berdasarkan dari media, wanita itu mengumpulkan kriteria para selebriti cowok dan akhirnya memilih Yoon Jae untuk menjadi pacarnya selama 1 tahun selama dirinya di Seoul untuk pertukaran pelajar.

Claudia menawarkan surat perjanjian untuk menyakinkan Yoon Jae. Tidak akan ada photo. Tidak diketahui media. Konsekuensinya hubungan harus diakhiri saat itu juga dan Claudia akan langsung menghilang.

Pada saat menunggu jawaban, Claudia mendapat telepon dari kantor pusat. Ia menjawab telepon tersebut dengan agak menjauh. Setelah selesai, Claudia pamit dan mengatakan bahwa jika Yoon Jae setuju, maka Yoon Jae menelepon telepon genggamnya dengan telepon genggam milik Claudia. Jika tidak, maka cukup mengirim pesan alamat rumah dan Claudia juga akan mengirim alamat rumahnya untuk mengantar telepon genggamnya via pos.

Yoon Jae akhirnya menelepon Claudia. Claudia datang ke rumah Yoon Jae dan menyerahkan surat perjanjiannya. Claudia berjanji akan menuruti semua permintaan Yoon Jae supaya tidak ketahuan dan akan tutup mulut. Claudia akan datang tiap hari dan mengurus rumah Yoon Jae. Jika ketahuan orang, Yoon Jae bisa berdalih mengatakan bahwa Claudia adalah pengurus rumahnya.

Sejak hari itu, Claudia berpacaran dengan Yoon Jae. Claudia benar-benar membagi waktunya dengan baik sehingga Yoon Jae tidak tahu mengenai pekerjaan Claudia sebagai CEO. Kalau berkencan di luar, Claudia harus ikut menyamar.

Awalnya Yoon Jae memang bermaksud hanya untuk menutup mulut Claudia. Namun meskipun hubungannya dengan Jessica sudah berakhir, Yoon Jae masih nyaman dengan kehadiran Claudia. Tak jarang mereka berdua berantem hal-hal kecil, namun dapat cepat kembali berbaikan. Claudia seakan-akan dapat membaca pikiran atau perasaan Yoon Jae. Dan hebatnya gadis itu sepertinya bisa melakukan segala sesuatu, meskipun bukan gadis yang sempurna. Claudia mudah menangis jika menonton film drama atau melihat hal-hal yang menyedihkan. Claudia juga tidak tahan dengan alkohol dan rokok. Yang lucu Claudia itu takut naik sepeda dan takut dengan kegelapan.

Akhirnya Yoon Jae sendiri suka mengambil photo Claudia diam-diam dan menyimpannya di telepon genggamnya. Anggota grupnya yang lain suka menggodanya, termasuk Kim Jae Shin. Yoon Jae akhirnya sengaja membawa Claudia ke gereja dan mengenalkannya pada Jae Shin.

Claudia merasa senang karena Yoon Jae semakin hari tampaknya mulai menyukainya dan malah sudah mau berphoto bersama serta memperkenalkannya dengan teman satu grupnya. Namun sebenarnya Claudia juga merasa kurang tenang karena dirinya menyimpan rahasia besar yang selalu ditutupinya selama ini. Terlebih lagi waktu satu tahun itu tak terasa hampir dekat.

Yoon Jae merasakan perubahan sikap Claudia mendekati waktu satu tahun mereka. Namun saat ditanya Claudia mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki masalah apa-apa. Akan tetapi Yoon Jae diberitahu oleh Jae Shin bahwa Jae Shin pada saat jalan bersama Joon Gi, Seung Ho, dan Sung Min melihat Claudia makan malam berdua bersama pria lain dengan tampilan anggun dan tampak berbeda.

Di hari satu tahun mereka, Claudia menyiapkan segalanya mulai pagi. Claudia menyiapkan sarapan untuk Yoon Jae. Kemudian mereka membersihkan rumah bersama dan malamnya makan malam bersama. Sebelum berpisah, Claudia mencium Yoon Jae.

Sejak perayaan satu tahun mereka berdua, Yoon Jae tidak dapat menghubungi Claudia. Pada saat perayaan itu sebenarnya dirinya ingin menanyakan mengenai apa yang dilihat Jae Shin, namun Jae Shin sendiri tidak yakin kalau wanita itu Claudia.

Namun tak disangka-sangka, Yoon Jae yang bersama seluruh anggota Super Idol menghadiri pesta pernikahan bosnya, bertemu dengan Claudia. Claudia datang dengan tampilan anggun dan menggandeng seorang pria asing. Pria asing itu ternyata kenal dengan Jae Shin. Bersama dengan Claudia, menghampiri Jae Shin, Yoon Jae dan lainnya. Pria itu ternyata bernama Ronald, putra pemilik Bank Internasional ternama yang memang sering memberikan kredit dalam perusahaan-perusahaan besar di Korea Selatan. Ronald kemudian memperkenalkan wanita yang digandengnya itu sebagai CEO bank miliknya itu untuk wilayah Asia Pasifik. Wanita itu adalah Claudia, yang dua hari yang lalu masih menjadi pacar Yoon Jae, ternyata seorang CEO bank terkemuka. Yang menakjubkan Claudia seakan-akan baru bertemu dengan Yoon Jae dan Jae Shin. Kemudian ada seorang pria yang memanggil Claudia, Claudia pamit dan bersama pria itu bertemu dengan seorang pengusaha terkenal.

Ronald mengatakan bahwa Claudia itu adalah wanita yang pernah diceritakannya pada Jae Shin. Yoon Jae menatap Jae Shin penasaran. Jae Shin menceritakan bahwa Ronald sudah menyukai Claudia sejak masa sekolah menengah, namun Claudia selalu menolaknya. Ronald menambahkan bahwa Claudia memang susah ditaklukkan, sudah banyak pria mencoba, tapi ditolak. Namun Ronald mendapat kabar bahwa Claudia memiliki kekasih di Seoul. Karena itulah, Ronald datang. Ronald penasaran dengan pria yang menaklukan Claudia. Terlebih Claudia tampak berbeda dari yang biasanya. Namun Ronald tak berani menanyakannya pada Claudia.

Tak lama kemudian Claudia kembali dengan tersenyum. Ronald menggoda Claudia karena untuk sekian kalinya berhasil mendapatkan targetnya. Claudia dengan senyum nakalnya mengatakan bahwa jika dia sudah menentukan sasaran, maka dia tidak akan gagal. Dengan begitu, maka dirinya bisa tenang pindah ke Paris dan memenuhi targetnya tepat 1,5 tahun seperti yang dijanjikannya. Tapi tak lama Chang Min datang dan menyerahkan telepon dari kantor cabang di Jepang. Setelah berbicara ditelepon, Claudia pamit pada Ronald dan mengatakan bahwa dirinya akan ke Jepang malam itu juga. Claudia berjanji akan menemui Ronald di Paris. Namun Ronald malah ikut dengan Claudia.

Malam itu Yoon Jae benar-benar mabuk. Hatinya benar-benar terasa sangat sakit. Apalagi jika ia berada di apartementnya. Yoon Jae mengingat semuanya. Terutama pertemuan pertamanya dengan Claudia. Claudia datang begitu saja, kemudian pelan-pelan mengambil hatinya, dan akhirnya malah meninggalkannya begitu saja.

Namun satu bulan kemudian, Yoon Jae mendapat paket. Ia begitu kaget karena paket itu berisi sweater sulaman yang persis sedang dibuat oleh Claudia. Namun tidak ada nama pengirim atau tanda-tanda kalau paket tersebut dikirim dari luar negeri.

Satu bulan kemudian, Yoon Jae mendapatkan lukisan dirinya dalam ukuran besar. Yoon Jae pernah melihat lukisan ini sebelumnya di studio tempat Claudia melukis, Claudia selalu menutupinya dengan kain jika Yoon Jae datang.

Bulan selanjutnya, Yoon Jae mendapat keramik yang sebelumnya dijanjikan oleh Claudia. Dan sama saja dengan paket sebelumnya, tidak ada nama pengirimnya. Paket selalu datang tiap bulan dengan isi berupa barang-barang yang dijanjikan oleh Claudia. Namun setelah bulan keenam, kiriman paket itu berhenti.

Tak diduga bulan kedelapan, paket itu datang berisikan album photo Yoon Jae yang diambil diam-diam.Sejak awal pertemuannya dengan Claudia hingga bulan lalu. Selain itu, juga ada perkamen lagu dan syair. Yoon Jae tahu bahwa pengirimnya pasti orang yang sama. Yoon Jae juga merasa bahwa Claudia pasti ada di Seoul. Terlebih Yoon Jae mendapat berita bahwa Claudia hanya satu bulan menangani Paris, namun kemudian resign dan menghilang.

Di bulan berikutnya Yoon Jae sengaja menunggu paket tersebut. Namun yang ada ternyata surat, yang benar-benar tertulis dari Claudia. Di dalam surat itu, Claudia meminta maaf karena ternyata satu tahun mereka berpacaran sangat singkat hingga ternyata dirinya harus memakan waktu tambahan untuk menyelesaikan semua janjinya pada Yoon Jae. Namun Claudia tak dapat menambah 1 tahun itu meski dirinya juga tidak rela berpisah. Claudia meminta maaf karena ia menyadari telah menyakiti Yoon Jae sewaktu pesta pernikahan. Tapi dirinya sekali lagi hanya ingin menepati janji. Namun Claudia meminta maaf karena telah melanggar janjinya untuk memphoto Yoon Jae. Hal tersebut sangat sulit untuk ditepatinya.

Bulan berikutnya, surat dari Claudia datang lagi. Kali ini Claudia membicarakan sifat-sifat kelebihan Yoon Jae dan kekurangan Yoon Jae yang dikritik Claudia untuk segera diubah. Saat membaca itu, Yoon Jae merasakan bahwa Claudia ada di sekitarnya. Menyadari hal ini, Yoon Jae bertekad ingin mengetahui keberadaan Claudia.

Bulan kesebelas, Claudia malah berbicara mengenai beberapa artis perempuan atau staf perempuan. Claudia menilai bahwa wanita itu sesuai dengan karakter Yoon Jae dan sepertinya juga menyukai Yoon Jae. Claudia meminta Yoon Jae belajar membuka hati dan melupakan Claudia.

Suatu hari, saat sedang terburu-buru, tas Jae shin terjatuh dan memasukkan barang-barang sembarangan. Yoon Jae melihat ada yang terjatuh. Yoon Jae memungutnya dan ingin memberi pada Jae Shin. Namun Yoon Jae menyadari bahwa amplop itu bertulisan untuknya dan dibelakangnya ada nama Claudia. Yoon Jae heran mengapa Jae Shin memiliki surat tersebut. Yoon Jae membuka surat tersebut. Ternyata itu adalah surat untuk bulan keduabelas, yang berisi kenangan Claudia waktu hari pertama mereka pacaran dan hari peringatan satu tahun mereka. Claudia mengatakan bahwa dirinya senang menjadi pacar Yoon Jae dan sangat mencintai Yoon Jae. Claudia meminta Yoon Jae juga selalu mengenang hal manis mereka dan melupakan hal pahit, kemudian memulai untuk mencintai wanita yang jauh lebih baik dari Claudia dan bisa bersama Yoon Jae selamanya.

Yoon Jae berpikir-pikir mengapa Jae Shin menyimpan surat yang akan didapatnya dua hari lagi. Yoon Jae juga mengingat bahwa dia sering bertemu Jae Shin di kantor sewaktu mengambil paket atau surat dari Claudia. Yoon Jae langsung menghampiri Jae Shin dan menanyakan mengapa Jae Shin memiliki surat itu. Jae Shin kaget dan hanya diam. Yoon Jae penasaran dan memaksa Jae Shin untuk berbicara. Yoon Jae memaksa Je Shin untuk mengatakan keberadaan Claudia. Akhirnya Jae Shin mengatakan bahwa Claudia telah meninggal. Yoon Jae yang tak percaya memukul Jae Shin. Jae Shin meminta maaf karena tak memberi tahu, tapi hal tersebut adalah permintaan terakhir Claudia.

Jae Shin menyatakan bahwa alasan mengapa pada bulan ketujuh tidak ada paket dan bulan kedelapan malah datang langsung dua paket, karena pada bulan keujuh itulah Claudia meninggal. Claudia ternyata mengidap kanker. Pada bulan kedelapan, Ronald menghubungi Jae Shin untuk membantu mengirim paket sisa Claudia untuk Yoon Jae hingga bulan depan, tepat satu tahun perpisahan mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar