Selasa, 26 April 2011

Pulang Kampung ke Medan

Puji Tuhan, aku kembali ke Medan tanggal 15 April 2011 lalu setelah meninggalkan Medan tanggal 11 Agustus 2006. Sela itu aku tak pernah kembali ke Medan.
Di sini aku melihat kondisi papa yang sakit. Beliau positif dinyatakan TBC. Tapi aku yakin, sama halnya dengan jantungnya yang sudah pulih total, dengan bilur-bulir Yesus, papa juga sudah sembuh dari TBC dan segala penyakit simpanan lainnya. Aku juga bersyukur melihat kondisi mama. Puji Tuhan, mama selalu kuat untuk menjadi penolong bagi papa dan penguat bagi anak-anak mama papa. Kiranya Roh Kudus semakin menguatkan mama dan mama diberi kesehatan prima.
Puji Tuhan juga dengan kondisi adikku. Bersyukur dengan kerjaannya. Jika Tuhan izinkan, maka dia akan mendapat yang terbaik dari Tuhan.
Puji Tuhan aku mendapat banyak nasihat dari keluarga, kakak dan abang rohaniku untuk tetap berjuang meraih karier dan impianku. Aku harus mengejarnya sebaik mungkin. Yah, aku bertekad untuk mengutamakan karierku untuk sekarang. Hhhhmmm, sebenarnya yang terutama itu akan tetap Tuhan. Kiranya Bapa memberkatiku dengan berkat melimpah dari hasil kerja kerasku.
Yah, aku akan membuat keluarga menjadi penyemangatku. Aku yakin akan berjuang untuk keluargaku. Tuhan Yesus membantuku. Aku akan membuat papa dan mama bangga padaku, bahkan seluruh keluarga yang selama ini selalu bangga denganku. Aku akan berbuat sebaik mungkin.
Terutama aku tak mau mengecewakan Bapaku, aku juga tak mau mengecewakan keluargaku.

Selama di Medan juga aku mengerti betapa butuhnya aku akan pengajaran. Aku rindu kembali digembalakan di gerejaku ini. Aku merasa kering dan merasa terlalu banyak kompromi dengan kenajisan. Aku ingin memohon kekuatan roh kudus yang membantuku. Jika dengan kekuatanku, aku tetap akan jatuh. Aku tak mau seperti itu.
Bapa, aku mohon, tidak ada yang mustahil bagiMu. Aku ingin bekerja dan menetap di Medan, sama halnya dengan keinginan orang-orang terkasihku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar